TIMIKA, jurnalpapua.id
Ikatan Keluarga Toraja (IKT) Kabupaten Mimika menggelar ibadah syukur Ma’pabendan A’riri Posi’ dan Ma’pasoro’ Tomanarang atas rampungnya pembangunan Tongkonan Lili’na Lepongan Bulan Tana Matari’ Allo beserta lima lumbung, Sabtu (31/10/2026).

Rangkaian kegiatan diawali dengan prosesi adat Ma’pabendan A’riri Posi’ yang ditandai dengan pengarakan tiang yang dipimpin oleh anak dara dan lanjutkan dengan
pengolesan darah tiga hewan yang telah disembelih oleh tokoh agama. Prosesi tersebut kemudian dilanjutkan dengan ibadah syukur yang dipimpin Pdt. Mardina Padang.

Dalam khotbahnya, Pdt. Mardina Padang mengangkat pembacaan Alkitab dari 1 Samuel 7:12. Ia menyampaikan bahwa rampungnya pembangunan Tongkonan dan lima lumbung merupakan bukti nyata penyertaan dan pemeliharaan Tuhan sejak awal pengerjaan hingga selesai.

Menurutnya, sebagaimana Tuhan menyertai bangsa Israel, penyertaan yang sama juga dirasakan warga IKT Mimika dalam mewujudkan pembangunan rumah adat tersebut.
Ia mengajak seluruh warga untuk senantiasa bersyukur atas berkat Tuhan, termasuk kesehatan, kekuatan, serta perlindungan yang diberikan kepada para pekerja selama proses pembangunan berlangsung.

Sementara itu, Ketua IKT Mimika, Yusuf Rombe Pasarrin, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada panitia pembangunan serta seluruh tukang yang telah bekerja keras hingga pembangunan Tongkonan dan lima lumbung dapat diselesaikan.
Ia mengaku bangga karena pembangunan tersebut dapat dirampungkan hanya dalam waktu empat bulan.

“Ini pencapaian yang luar biasa. Belum sampai setahun, hanya empat bulan yang direncanakan enam bulan, Tongkonan dan lima lumbung sudah selesai. Ini bisa terjadi karena kita bersatu dan kompak, sekaligus membuktikan kebersamaan warga IKT Mimika,” ungkapnya.
Ketua Panitia Pembangunan, Marthen Mallisa, dalam kesempatan tersebut juga menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan, baik secara material, tenaga, doa maupun konsumsi selama proses pembangunan berlangsung.

Ia menjelaskan, proses pembangunan bersama para tukang dimulai sekitar Juli 2026. Selama kurang lebih empat bulan pengerjaan, panitia dan para pekerja dapat menyelesaikan pembangunan berkat pertolongan dan pemeliharaan Tuhan.
Mallisa secara khusus mengapresiasi dukungan Ketua IKT Mimika, pengurus, persekutuan-persekutuan, keluarga besar IKT, serta seluruh warga yang telah berkontribusi membantu panitia.

Ia juga memberikan penghargaan kepada panitia yang tidak mengenal lelah mencari bahan bangunan, bahkan harus masuk hutan hampir setiap hari dan terkadang bermalam demi mendapatkan material yang dibutuhkan.
“Terima kasih kepada panitia yang tidak mengenal lelah. Hampir setiap hari masuk hutan, bahkan terkadang harus bermalam untuk mencari bahan yang kita gunakan. Semoga Tuhan membalas segala usaha dan kebaikan dengan kesehatan serta berkat,” ujarnya.

Selain itu, Mallisa menyampaikan apresiasi kepada keluarga-keluarga yang telah mengambil bagian dalam menyediakan konsumsi untuk kegiatan kebersamaan warga. Pada ibadah syukur tersebut, empat ekor babi disumbangkan oleh sejumlah keluarga, termasuk keluarga Ketua IKT Mimika Yusuf Rombe Pasarrin, keluarga Bapak Polo Sudendratu, keluarga Pdt. Mardina Padang, dan keluarga Elisa Mabalak.

Ia berharap semangat kebersamaan dan gotong royong tersebut terus dipertahankan untuk mendukung penyelesaian pekerjaan lanjutan, khususnya kelengkapan dan pembenahan kawasan Tongkonan.
Mallisa juga mengajak warga yang berkenan memberikan cendera mata kepada para tukang yang akan kembali ke Toraja sebagai bentuk penghargaan sekaligus kenang-kenangan atas jasa dan kerja keras mereka.

Kegiatan ibadah syukur tersebut ditutup dengan penyerahan sumbangan sukarela oleh warga IKT Mimika, sebagai bentuk ungkapan terimakasih kepada tukang yang telah bekerja, kemudian dilanjutkan dengan
makan bersama dan foto bersama seluruh keluarga besar IKT Mimika sebagai ungkapan syukur atas rampungnya pembangunan Tongkonan dan lima lumbung yang menjadi kebanggaan warga Toraja di Mimika.(**)

























































Discussion about this post