TIMIKA, jurnalpapua.id
Menjelang pelaksanaan Konferensi Nasional Kota Toleransi (KKT) II Tahun 2026, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Mimika mulai mengintensifkan persiapan dengan membenahi kebersihan dan penataan lingkungan di wilayah perkotaan Timika.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, meminta seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) mengambil bagian aktif dalam mempersiapkan daerah sebagai tuan rumah kegiatan berskala nasional tersebut.
Instruksi itu disampaikan Johannes saat memimpin apel gabungan di lingkungan Pemkab Mimika, Senin (2/11/2026).
Ia menegaskan, salah satu hal utama yang harus menjadi perhatian seluruh jajaran pemerintah daerah adalah kebersihan lingkungan dan kondisi wajah kota agar terlihat bersih, rapi, serta tertata saat menyambut para tamu dari berbagai daerah.
KKT II Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung di Kabupaten Mimika pada 14-16 November 2026. Kegiatan tersebut diperkirakan dihadiri ratusan kepala daerah dari berbagai wilayah di Indonesia.
Secara khusus, Johannes menginstruksikan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk segera membenahi kebersihan jalan, kawasan perkantoran, serta sejumlah titik yang masih membutuhkan penanganan.
Sementara Dinas Pekerjaan Umum (PU) diminta melakukan identifikasi terhadap infrastruktur yang memerlukan perbaikan agar dapat segera ditindaklanjuti.
Menurut Johannes, pembenahan kota tidak harus selalu menunggu pekerjaan besar. Hal-hal sederhana yang selama ini terlihat kurang tertata juga harus segera diperbaiki.
Selain OPD, para kepala distrik di wilayah perkotaan turut diminta menggerakkan masyarakat untuk bersama-sama membersihkan lingkungan dan menjaga kebersihan di wilayah masing-masing.
Ia menekankan, persiapan menyambut KKT II bukan hanya menjadi tanggung jawab panitia penyelenggara, melainkan membutuhkan keterlibatan seluruh jajaran pemerintah daerah.
Johannes berharap, melalui kerja sama seluruh OPD dan masyarakat, Mimika dapat menunjukkan kesiapan sebagai tuan rumah kegiatan nasional sekaligus memberikan kesan positif kepada para tamu yang datang.
Momentum KKT II juga diharapkan menjadi kesempatan untuk memperlihatkan wajah Kota Timika yang bersih, nyaman, dan tertata. (**)

























































Discussion about this post