TIMIKA – jurnalpapua.id
Ketua Asosiasi Pemandu Gunung Indonesia (APGI) Badan Pengurus Provinsi Papua Tengah, Dolfin Beanal, mengusulkan Kabupaten Mimika menjadi tuan rumah Indonesia Mountain Tourism Conference (IMTC) pada tahun-tahun mendatang.
Usulan tersebut disampaikan usai pelaksanaan IMTC 2026 di Bali. Dolfin menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Bali dan seluruh panitia atas suksesnya penyelenggaraan konferensi yang dinilai menjadi ruang strategis bagi para pelaku wisata pegunungan untuk bertukar gagasan dan pengalaman.
Menurutnya, IMTC tidak hanya menjadi agenda tahunan, tetapi juga wadah kolaborasi dalam mendorong pengembangan wisata pegunungan yang berkelanjutan di Indonesia.
“Indonesia Mountain Tourism Conference telah membuktikan bahwa wisata pegunungan bukan hanya soal destinasi, tetapi juga tentang kolaborasi, pelestarian alam, dan pemberdayaan masyarakat lokal,” ujar Dolfin.
Ia menilai keberhasilan Bali sebagai tuan rumah membuka peluang bagi daerah lain yang memiliki potensi wisata pegunungan untuk tampil dan memperkenalkan kekayaan alamnya kepada masyarakat luas, termasuk Mimika.
Dolfin mengatakan Mimika memiliki potensi besar untuk menjadi tuan rumah IMTC karena memiliki kawasan Pegunungan Nemangkawi atau Carstensz Pyramid yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata pegunungan dunia.
Selain keindahan alamnya, kawasan tersebut juga didukung oleh keberagaman budaya masyarakat adat yang masih terjaga dan menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan.
“Mimika memiliki kawasan Pegunungan Nemangkawi atau Carstensz Pyramid yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata pegunungan dunia. Selain itu, keberagaman budaya masyarakat adat dan kekayaan alam yang dimiliki menjadi daya tarik tersendiri yang layak diperkenalkan kepada peserta konferensi dari berbagai daerah maupun mancanegara,” katanya.
Menurut Dolfin, usulan Mimika sebagai tuan rumah IMTC sejalan dengan arah pengembangan pariwisata nasional yang menitikberatkan pada aspek keberlanjutan, konservasi lingkungan, dan keterlibatan masyarakat lokal.
Dengan posisinya sebagai gerbang menuju kawasan Pegunungan Nemangkawi, Mimika dinilai memiliki peluang besar untuk menjadi etalase wisata pegunungan Indonesia Timur sekaligus mendukung pemerataan pembangunan sektor pariwisata di luar destinasi yang selama ini telah berkembang.
Karena itu, ia berharap pemerintah pusat, pemerintah daerah, serta seluruh pemangku kepentingan pariwisata dapat mulai mempertimbangkan Mimika sebagai lokasi penyelenggaraan IMTC pada masa mendatang.
Dolfin menegaskan APGI Papua Tengah siap mendukung dan berkolaborasi guna menyukseskan penyelenggaraan kegiatan tersebut.
“Sudah saatnya Mimika mendapat kesempatan menjadi tuan rumah kegiatan berskala nasional seperti IMTC. Kami siap mendukung dan berkolaborasi demi suksesnya penyelenggaraan kegiatan tersebut,” tegasnya.(**)

































Discussion about this post