TIMIKA – jurnalpapua.id
Peluang baru terbuka bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Mimika. Sejumlah produk unggulan daerah diproyeksikan segera dipasarkan di 10 supermarket di Dubai, Uni Emirat Arab, sebagai bagian dari upaya memperluas pasar hingga ke tingkat internasional.
Bupati Mimika, Johannes Rettob, mengatakan pemerintah daerah terus membuka akses pemasaran bagi produk-produk lokal agar mampu bersaing di pasar global. Menurutnya, rencana pemasaran ke Dubai menjadi langkah strategis dalam meningkatkan daya saing UMKM sekaligus memperkenalkan potensi Mimika ke dunia internasional.
“Produk-produk UMKM Mimika dalam waktu dekat akan masuk ke 10 supermarket di Dubai. Ini menjadi peluang besar bagi pelaku usaha untuk mengembangkan usahanya dan menjangkau pasar yang lebih luas,” kata Johannes.
Ia menjelaskan, perkembangan UMKM di Mimika menunjukkan tren yang positif. Jumlah pelaku usaha yang sebelumnya sekitar 80 kini meningkat menjadi kurang lebih 850 pelaku UMKM.
Peningkatan tersebut, menurut Johannes, mencerminkan semakin besarnya minat masyarakat untuk mengembangkan usaha mandiri, sekaligus menjadi salah satu langkah mengurangi ketergantungan ekonomi pada sektor pertambangan.
Pemerintah Kabupaten Mimika, lanjutnya, akan terus memberikan dukungan melalui pembukaan akses pasar dan berbagai program pemberdayaan. Namun, ia menegaskan keberhasilan pengembangan UMKM memerlukan keterlibatan berbagai pihak.
Johannes meminta Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Mimika mengambil peran lebih aktif dalam mendampingi pelaku UMKM, mulai dari peningkatan kualitas produk, pengemasan, strategi pemasaran hingga membangun jaringan bisnis agar mampu memenuhi standar pasar internasional.
“Pemerintah membuka peluang dan menyiapkan fondasinya. Selanjutnya diperlukan pendampingan yang berkelanjutan agar produk UMKM benar-benar siap bersaing di pasar global,” ujarnya.
Selain mendorong ekspor produk ke Dubai, Pemerintah Kabupaten Mimika juga terus mengintensifkan promosi melalui pameran dan berbagai kegiatan pemasaran guna memperkenalkan produk unggulan daerah sekaligus menarik minat investor.(**)




































Discussion about this post