TIMIKA – jurnalpapua.id
Prestasi cemerlang berhasil diraih siswa asli Papua di ujian Tes Kemampuan Akademik (TKA) tingkat SD Tahun 2026, dengan capaian nnilai 100 dan predikat istimewa.
Dia adalah Gideon Dolfinus Einstein Rumpaidus siswa kelas VI SD Negeri 3 Timika. Berkat kepintaran dan kecerdasannya, ia masuk dalam posisi 3 besar se-Kabupaten Mimika untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia.
Anak dari pasangan Luis Rumpaidus dan Agustina Wambrauw ini dikenal sebagai anak yang cerdas di sekolah. Pengakuan ini datang langsung dari para wali kelas. Mulai dari kelas 1 hingga kelas 6 SD.
Gideon yang lahir di Timika 12 Mei 2014 kepada Jurnal Papua.id mengaku bangga dengan pencapaian yang ia raih saat ini, karena hal itu membuat keluarga dan pihak sekolah turut bangga dan senang.
Gideon yang hobby sepakbola ini mengaku akan melanjutkan sekolah di SMP Negeri 2 Timika karena belum bisa berjauhan dari orangtua. Meski ada tawaran untuk melanjutkan sekolah di Jakarta, namun ia tetap memilih untuk sekolah di Timika.
“Mungkin kalau sudah SMA baru bisa di Pulau Jawa,” ungkapnya.
Pecinta Argentina ini mengaku selalu belajar setiap pulang dari sekolah, karena menurutnya, belajar adalah salah satu aktivitas yang tidak bisa ia lupakan.
Bercita-cita ingin menjadi pebisnis dibidang investasi, Gideon mengaku bangga selalu mendapat support dari keluarga dan guru di sekolah.
“Terimakasih kepada papa dan mama. Terimakasih juga buat kepala sekolah dan semua guru di SD Negeri 3 Timika,” ungkapnya.
Sang ibu yang setia mendampingi anak bungsunya ini mengaku, bakat kepintarannya sudah terlihat sejak TK di TK YPPK Ebenhaezar Gorong-Gorong.
“Gideon memang sudah pintar dari kecil, rajin belajar setiap pulang sekolah,” katanya.
Sementara itu, Kepala Sekolah Dasar Negeri 3 Timika, Mince Rombe, S.Pd, M.Pd mengatakan, bahwa prestasi yang diraih Gideon merupakan kebanggaan tersendiri baginya. Dengan berada di posisi 3 besar se-Kabupaten Mimika menunjukkan, bahwa anak-anak asli Papua dari sekolah negeri juga bisa bersaing dengan sekolah lain di Timika.
“Ini anak asli Papua yang dapat nilai 100 dibidang studi Bahasa Indonesia. Ini sangat luar biasa. Kami guru-guru sangat bangga dengan pencapaian ini,” imbuhnya.(**)


































Discussion about this post