TIMIKA, jurnalpapua.id
Layanan penerbangan komersial menuju empat distrik di Kabupaten Mimika, Papua Tengah, direncanakan kembali beroperasi mulai Oktober 2026.
Rencana tersebut dibahas dalam pertemuan antara Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, pihak maskapai, pilot, serta perwakilan Distrik Jila di ruang rapat Kantor Dinas Perhubungan Kabupaten Mimika, Rabu (30/9/2026).
Dalam pertemuan itu disepakati berbagai persiapan teknis untuk memastikan penerbangan komersial dapat kembali berjalan. Pihak maskapai dan pilot juga telah melakukan koordinasi terkait kesiapan operasional penerbangan.
Kepala Distrik Jila, Enos Lokobal, mengatakan dimulainya kembali penerbangan komersial menjadi langkah penting untuk memulihkan akses transportasi dan pelayanan masyarakat di wilayah distrik.
Enos menyampaikan apresiasi kepada Bupati Mimika Johannes Rettob, Wakil Bupati Mimika Emanuel Kemong, serta jajaran TNI/Polri yang telah mendukung berbagai upaya sehingga layanan penerbangan ke wilayah tersebut dapat kembali dioperasikan.
Menurutnya, akses penerbangan sangat dibutuhkan masyarakat Jila, terutama untuk mendukung mobilitas warga dan kelancaran pelayanan pemerintahan maupun kebutuhan dasar masyarakat.
Siapkan Starlink untuk Monitoring Penerbangan
Selain membahas operasional penerbangan, dalam pertemuan tersebut juga dibicarakan rencana pemasangan perangkat Starlink di bandara.
Sistem tersebut disiapkan untuk mendukung konektivitas komunikasi dan pemantauan penerbangan sehingga koordinasi antara petugas di bandara, pilot, maskapai, dan pihak terkait dapat berjalan lebih baik.
Petugas bandara juga akan ditempatkan di lokasi untuk mendukung kelancaran operasional dan pelayanan kepada masyarakat.
Kehadiran petugas serta dukungan jaringan komunikasi diharapkan dapat membantu memastikan aktivitas penerbangan berjalan sesuai prosedur sekaligus memperkuat pelayanan publik di distrik.
Pihak terkait selanjutnya akan melakukan pertemuan lanjutan dengan kepala distrik dan bagian pilot untuk menyelesaikan sejumlah detail teknis sebelum penerbangan komersial resmi dimulai.
Pihak maskapai PT Bunga Persada juga telah terlibat dalam pembahasan persiapan penerbangan tersebut.
Dengan seluruh persiapan yang terus dilakukan, penerbangan komersial ke empat distrik tersebut ditargetkan mulai beroperasi pada Oktober 2026, termasuk membuka kembali akses penerbangan menuju Distrik Jila.(**)









































Discussion about this post