TIMIKA, jurnalpapua.id
Bupati Mimika Johannes Rettob memastikan situasi masyarakat di Distrik Jila saat ini dalam kondisi aman dan terkendali pasca insiden kontak tembak dan penyanderaan yang terjadi beberapa waktu lalu.
Kepastian tersebut disampaikan Johannes Rettob usai mengikuti apel pagi di Pusat Pemerintahan Kabupaten Mimika, SP3, Senin (24/8/2026).
Menurut Rettob, Pemerintah Kabupaten Mimika terus memantau perkembangan situasi sekaligus memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi, terutama bahan makanan (bama).
“Kalau dijelaskan saat ini masyarakat aman, semuanya aman dengan baik. Kami terus memperhatikan bama,” kata Rettob.
Ia menjelaskan, warga yang sebelumnya berada di sejumlah wilayah bagian atas kini mulai turun dan berkumpul di ibu kota Distrik Jila. Konsentrasi warga tersebut membuat kebutuhan bahan makanan menjadi salah satu perhatian utama pemerintah daerah.
“Semua masyarakat sekarang kan terkumpul dan terpusat di ibu kota distrik. Jadi mulai aman, kita jalan dengan baik. Bama sudah kita kirim sebanyak 4 ton,” ujarnya.
Empat ton bahan makanan tersebut disalurkan untuk membantu memenuhi kebutuhan warga selama mereka masih terkonsentrasi di ibu kota distrik.
Pemkab Mimika, lanjut Rettob, akan terus memantau ketersediaan bahan makanan di Jila. Jika persediaan mulai menipis, pemerintah akan kembali melakukan pengiriman.
“Nanti kalau kekurangan, baru kita ambil lagi,” tegasnya.
Rettob berharap situasi keamanan di Jila terus membaik sehingga aktivitas masyarakat dapat berangsur kembali normal. Sementara itu, pemerintah daerah tetap memastikan kebutuhan dasar warga menjadi perhatian selama kondisi di wilayah tersebut belum sepenuhnya pulih. (**)







































Discussion about this post