TIMIKA, jurnalpapua.id
Seorang pria bernama Novly Rumagi alias Willy ditemukan tewas dengan luka parah di bagian kepala di kamar kostnya di Jalan Kelimutu, kompleks belakang Ruko Warna Warni, Timika, Rabu (9/9/2026) malam.
Polisi kini menyelidiki kasus tersebut sebagai dugaan tindak pidana pembunuhan. Selain mendalami kematian korban, penyidik juga menelusuri hilangnya sepeda motor dan telepon seluler milik korban dari lokasi kejadian.
Kasi Humas Polres Mimika, Iptu Amir Rado, membenarkan peristiwa tersebut. Korban telah dievakuasi ke RSUD Mimika setelah polisi mendatangi lokasi.
“Betul ada kejadian tadi malam dan sudah direspons. Korban dievakuasi ke RSUD Mimika,” kata Amir saat dikonfirmasi, Kamis (10/9/2026) pagi.
Berdasarkan keterangan saksi dan hasil olah tempat kejadian perkara (TKP), rangkaian kejadian bermula sekitar pukul 20.30 WIT.
Saksi berinisial JN yang berada tidak jauh dari kamar korban melihat seorang pria tak dikenal membuka pintu kamar Novly. Pria tersebut sempat menoleh ke arah saksi sebelum masuk ke dalam kamar.
Tak lama setelah pria itu masuk, saksi mendengar suara teriakan dari dalam kamar korban.
Curiga dengan suara tersebut, JN kemudian keluar dan mengetuk pintu kamar. Namun, tidak ada jawaban dari dalam. Saksi selanjutnya menghubungi pemilik kost dan melaporkan kejadian mencurigakan tersebut kepada kepolisian.
Pria tak dikenal yang terlihat memasuki kamar korban digambarkan saksi memiliki postur pendek dan saat itu mengenakan hoodie hitam, masker putih, helm hitam serta celana jeans biru.
Identitas maupun keterkaitan pria tersebut dengan kematian korban masih dalam penyelidikan polisi.
Saksi lainnya berinisial AGN kemudian datang untuk mengecek kondisi Novly. Saat itu pintu kamar ditemukan terkunci dan tidak ada respons dari dalam.
AGN kemudian memanjat bagian luar kamar dan berusaha melihat kondisi di dalam menggunakan kamera telepon seluler. Dari rekaman itu, korban terlihat sudah tergeletak tidak sadarkan diri dengan luka dan darah pada bagian kepala.
Personel Satreskrim Polres Mimika yang menerima laporan kemudian mendatangi lokasi dan melakukan olah TKP.
Dari pemeriksaan awal, korban ditemukan mengalami luka serius pada bagian pelipis dan belakang kepala. Tubuh korban saat ditemukan dalam kondisi tanpa pakaian dan hanya tertutup selimut.
Korban selanjutnya dievakuasi ke RSUD Mimika. Namun, korban dinyatakan meninggal dunia.
Selain luka pada tubuh korban, penyidik menemukan fakta bahwa sejumlah barang miliknya tidak berada di lokasi. Satu unit sepeda motor Honda Beat warna biru dan telepon seluler korban belum ditemukan setelah kejadian.
Temuan tersebut membuat polisi turut mendalami kemungkinan adanya tindak pidana pencurian yang berkaitan dengan kematian korban.
Meski demikian, kepolisian belum menyimpulkan motif kejadian maupun menetapkan seseorang sebagai tersangka.
Hilangnya sepeda motor dan ponsel korban juga belum serta-merta dipastikan sebagai motif pembunuhan. Penyidik masih harus menghubungkan temuan di TKP dengan keterangan para saksi dan bukti lain yang dikumpulkan.
Satreskrim Polres Mimika saat ini masih melakukan penyelidikan dengan memeriksa sejumlah saksi, mengumpulkan barang bukti, menelusuri keberadaan barang milik korban serta mencari petunjuk mengenai pria yang terakhir terlihat memasuki kamar.
Penyelidikan diharapkan dapat mengungkap rangkaian kejadian sejak pria tak dikenal masuk ke kamar korban, suara teriakan terdengar dari dalam, hingga Novly ditemukan dalam kondisi bersimbah darah.
Polisi juga masih mendalami motif di balik kematian korban, termasuk kemungkinan keterkaitannya dengan hilangnya barang-barang milik Novly.(**)









































Discussion about this post