NABIRE, jurnalpapua.id
Kepala Suku Damal Provinsi Papua Tengah, Yohan Dewelek, mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga stabilitas keamanan, menciptakan situasi damai, serta mendukung program prioritas Pemerintah Pusat demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ajakan tersebut disampaikan Yohan Dewelek saat kegiatan pembagian sembako kepada masyarakat di Kampung Nabarua, Distrik Nabire, Kabupaten Nabire, Sabtu (31/10/2026).
Dalam kesempatan itu, Yohan menegaskan bahwa menjaga keamanan dan kedamaian merupakan tanggung jawab bersama seluruh elemen masyarakat, termasuk tokoh adat, tokoh agama, dan seluruh warga.
Ia mengajak masyarakat menjaga kerukunan, mempererat persaudaraan, serta menghindari tindakan yang dapat mengganggu ketertiban dan keamanan lingkungan.
“Marilah kita bersama-sama menjaga keamanan. Masyarakat aman, gereja aman. Kita harus saling menjaga, menghormati, dan menciptakan suasana damai agar masyarakat dapat melaksanakan aktivitas sehari-hari serta beribadah dengan aman dan nyaman,” ujarnya.
Selain masalah keamanan, Yohan juga mengajak masyarakat mendukung program prioritas nasional yang dilaksanakan pemerintah, baik di tingkat pusat maupun daerah.
Sejumlah program yang disorot antara lain Makan Bergizi Gratis (MBG), peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, penguatan ketahanan pangan, serta pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.
Menurutnya, keberhasilan berbagai program tersebut membutuhkan dukungan dan keterlibatan aktif masyarakat. Karena itu, situasi keamanan yang kondusif harus terus dijaga agar pembangunan dapat berjalan dengan baik dan manfaatnya dirasakan masyarakat.
Yohan juga berharap pesan menjaga keamanan, persatuan, dan mendukung program pemerintah dapat diteruskan kepada keluarga serta seluruh lapisan masyarakat.
Melalui kegiatan pembagian sembako tersebut, ia berharap kepedulian sosial dan hubungan antara tokoh adat dengan masyarakat semakin kuat, sekaligus mempererat kebersamaan dalam menjaga keamanan dan mendukung pembangunan di Provinsi Papua Tengah.(**)


























































Discussion about this post