TIMIKA, jurnalpapua.id
Kepala Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (Kabasarnas), Marsekal Madya TNI Mohammad Syafii menekankan pentingnya penguatan kesiapsiagaan, peningkatan kompetensi, serta profesionalisme seluruh personel Basarnas dalam menghadapi berbagai potensi kondisi darurat di wilayah kerja Kantor SAR Timika.
Penegasan tersebut disampaikan Kabasarnas saat memberikan pengarahan kepada seluruh pegawai di lingkungan Kantor SAR Timika, Minggu (1/11/2026).
Dalam arahannya, Kabasarnas meminta seluruh personel senantiasa menjaga kesiapan dalam menjalankan tugas pencarian dan pertolongan (SAR), sekaligus meningkatkan kemampuan teknis, kedisiplinan, integritas, dan semangat pengabdian kepada masyarakat.
Menurutnya, tantangan operasi SAR semakin beragam, mulai dari kecelakaan transportasi, kondisi yang membahayakan jiwa manusia, hingga bencana alam yang membutuhkan penanganan cepat dan tepat.
Karena itu, kesiapan sumber daya manusia, dukungan sarana dan prasarana, serta kemampuan operasional menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan setiap pelaksanaan operasi SAR.
Usai memberikan pengarahan, Kabasarnas melakukan pengecekan langsung terhadap sejumlah perlengkapan dan peralatan SAR milik Kantor SAR Timika. Pemeriksaan tersebut bertujuan memastikan seluruh peralatan pendukung berada dalam kondisi baik dan siap digunakan sewaktu-waktu ketika dibutuhkan dalam operasi pencarian dan pertolongan.
Kesiapan peralatan menjadi bagian penting untuk memastikan setiap operasi SAR dapat dilaksanakan secara cepat, tepat, aman, dan optimal, terutama dalam menghadapi kondisi darurat di wilayah Papua Tengah yang memiliki karakteristik geografis dan tantangan medan tersendiri.
Melalui kunjungan kerja tersebut, Kabasarnas berharap seluruh personel Kantor SAR Timika semakin meningkatkan kesiapsiagaan, disiplin, dan profesionalisme dalam menjalankan tugas kemanusiaan.
Basarnas berkomitmen memperkuat kapasitas personel serta memastikan kesiapan sarana dan prasarana guna memberikan pelayanan pencarian dan pertolongan yang maksimal bagi masyarakat, khususnya di wilayah Papua Tengah dan sekitarnya.(**)























































Discussion about this post