TIMIKA, jurnalpapua.id
Konferensi Cabang (Konfercab) ke-II Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PC PMII) Kabupaten Mimika yang digelar pada Sabtu, 7 November 2026, bertempat di Kantor Badan Pendapatan Daerah (BAPENDA) Kabupaten Mimika, resmi melahirkan dua pemimpin baru untuk menahkodai organisasi PMII Mimika.
Dalam forum tertinggi pengambilan keputusan di tingkat cabang tersebut, Zulfikri Atnangar terpilih secara aklamasi sebagai Ketua PC PMII Kabupaten Mimika, sementara Nurwahida Ulima terpilih sebagai Ketua Korps PMII Putri (KOPRI) PC PMII Mimika.
Terpilihnya kedua figur tersebut menjadi babak baru perjalanan organisasi PMII di Kabupaten Mimika. Konfercab ke-II tidak sekadar menjadi agenda pergantian kepemimpinan, tetapi juga momentum konsolidasi kader, evaluasi perjalanan organisasi, serta penentuan arah gerakan PMII ke depan.
Kepemimpinan baru ini diharapkan mampu membawa semangat pembaruan, memperkuat soliditas kader, serta membangun kultur organisasi yang lebih progresif, kritis, intelektual, dan responsif terhadap berbagai persoalan sosial kemasyarakatan di Kabupaten Mimika.
Sebagai organisasi kader dan gerakan mahasiswa, PMII dituntut tidak hanya hadir dalam aktivitas internal organisasi, tetapi juga mampu mengambil peran strategis dalam mengawal pembangunan daerah, memperjuangkan kepentingan masyarakat, serta melahirkan gagasan dan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi generasi muda.
Dengan terpilihnya Zulfikri Atnangar dan Nurwahida Ulima, harapan baru kini berada di pundak kepemimpinan PC PMII dan KOPRI Mimika. Keduanya diharapkan mampu membangun sinergi, memperkuat kaderisasi, dan memastikan PMII tetap menjadi ruang pembentukan intelektual, kepemimpinan, serta pengabdian bagi kader-kader pergerakan.
Era baru PMII Mimika telah dimulai. Tantangan kepemimpinan bukan sekadar mempertahankan eksistensi organisasi, melainkan membuktikan bahwa PMII mampu tumbuh, bergerak, dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat serta masa depan Mimika.(**)


























































Discussion about this post