TIMIKA – jurnalpapua.id
Lanud Yohanis Kapiyau (YKU) Timika menyampaikan adanya sejumlah perubahan penting dalam proses penerimaan prajurit TNI Angkatan Udara tahun 2026, khususnya bagi calon peserta yang mendaftar melalui Komando Daerah Udara (Kodau) III.
Perubahan tersebut diharapkan dapat meningkatkan minat masyarakat, khususnya putra-putri Papua, untuk mengikuti seleksi menjadi prajurit TNI AU.
Berdasarkan informasi yang disampaikan kepada seluruh personel Lanud Yohanis Kapiyau, terdapat beberapa perubahan dalam mekanisme seleksi, yakni tes di tingkat daerah hanya meliputi pemeriksaan tinggi badan, pemeriksaan mata, serta tes buta warna.
Selain itu, batas minimal tinggi badan bagi calon prajurit pria yang sebelumnya 163 sentimeter kini diturunkan menjadi 160 sentimeter, sehingga membuka kesempatan lebih luas bagi calon peserta yang sebelumnya terkendala persyaratan tinggi badan.
Perubahan lainnya adalah pelaksanaan tes tingkat pusat untuk penerimaan Tamtama PK Gelombang II/A-93 Tahun Anggaran 2026 yang akan dipusatkan di Biak.
Tak hanya itu, Kodau III juga memperoleh alokasi kuota sebesar 40 hingga 50 persen dari total kuota penerimaan nasional. Kondisi ini dinilai memberikan peluang lebih besar bagi peserta yang mendaftar melalui Lanud Yohanis Kapiyau.
Karena itu, seluruh personel Lanud Yohanis Kapiyau diimbau untuk menyosialisasikan informasi tersebut kepada keluarga, kerabat, maupun masyarakat yang berminat menjadi prajurit TNI AU agar melakukan pendaftaran melalui Lanud YKU.
Pendaftaran penerimaan prajurit TNI Angkatan Udara dapat dilakukan secara daring melalui situs resmi rekrutmen.tni-au.mil.id.
Lanud Yohanis Kapiyau berharap perubahan kebijakan ini dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh generasi muda yang memiliki cita-cita mengabdi kepada bangsa dan negara melalui TNI Angkatan Udara.(**)






































Discussion about this post