TIMIKA – jurnalpapua.id
Dua kelompok pemuda terlibat aksi saling lempar batu di depan Perumahan Pemda, Jalan Cenderawasih SP II, Kabupaten Mimika, Kamis (11/6). Insiden tersebut sempat mengganggu arus lalu lintas karena sejumlah pengendara memilih memutar balik untuk menghindari lokasi bentrokan.
Kepala Bagian Operasi Polres Mimika, AKP Hendri Korwa, mengungkapkan peristiwa itu diduga dipicu oleh seorang pemuda yang berada di bawah pengaruh minuman keras dan mencoba berutang di sebuah kios setempat.
Menurut Hendri, permintaan tersebut ditolak oleh pemilik kios. Beberapa pemuda yang berada di lokasi kemudian menegur dan mengingatkan yang bersangkutan. Namun teguran itu justru memicu emosi.
“Anak-anak mabuk mau berutang di kios, tapi tidak diberikan. Di kios itu ada beberapa pemuda yang mengingatkan, namun yang bersangkutan tidak terima,” kata Hendri.
Setelah meninggalkan lokasi, pemuda tersebut diduga kembali bersama sejumlah rekannya. Mereka kemudian melakukan pelemparan ke arah kelompok pemuda yang sebelumnya menegur mereka.
Aksi itu langsung memancing reaksi balasan sehingga kedua kelompok terlibat saling lempar batu di ruas Jalan Cenderawasih. Situasi sempat memanas dan membuat pengguna jalan memilih menghindari kawasan tersebut demi keselamatan.
Mendapat laporan warga, Polres Mimika segera mengerahkan personel ke lokasi untuk mengendalikan situasi dan mencegah bentrokan meluas.
Berkat respons cepat aparat kepolisian, keributan berhasil diredam dan kondisi keamanan kembali terkendali. Polisi juga melakukan pengamanan di sekitar lokasi guna mengantisipasi potensi bentrokan susulan.
Hendri memastikan situasi saat ini telah kondusif dan aktivitas lalu lintas kembali berjalan normal.
“Situasi sudah aman dan lalu lintas kembali lancar,” pungkasnya.
Peristiwa ini kembali menjadi pengingat akan dampak negatif konsumsi minuman keras yang kerap menjadi pemicu gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat di wilayah Mimika.(**)

































Discussion about this post