PUNCAK JAYA – jurnalpapua.id
Lima anggota kelompok bersenjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) Kodap XXVIII Distrik Mewoluk, Kabupaten Puncak Jaya, secara sukarela menyatakan ikrar setia kembali kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Prosesi berlangsung di Alun-alun Kota Mulia, Kamis (25/6), disaksikan unsur pemerintah daerah, TNI-Polri, Forkopimda, tokoh agama, tokoh adat, keluarga, serta masyarakat.
Dalam prosesi tersebut, kelima mantan anggota OPM membacakan naskah ikrar, menandatangani dokumen kesetiaan kepada NKRI, serta mencium Bendera Merah Putih sebagai simbol komitmen untuk memulai kehidupan baru di tengah masyarakat. Kegiatan kemudian dilanjutkan dengan penyerahan bantuan berupa sembako dan pakaian sebagai bentuk dukungan terhadap proses reintegrasi mereka.
Kepala Penerangan Koops TNI Habema, Letkol Inf. M. Wirya Arthadiguna, menyampaikan bahwa keputusan tersebut lahir dari kesadaran pribadi tanpa adanya unsur paksaan. Menurutnya, keberhasilan ini merupakan hasil pendekatan yang mengedepankan dialog, kemanusiaan, serta kolaborasi antara aparat keamanan, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, tokoh adat, tokoh agama, dan keluarga.
Ia berharap momentum ini menjadi awal kehidupan yang lebih baik bagi kelima mantan anggota OPM, sekaligus membuka jalan bagi terciptanya situasi yang semakin aman dan kondusif di Papua. Koops TNI Habema juga mengajak anggota kelompok bersenjata lainnya untuk menempuh jalur damai demi masa depan Papua yang lebih sejahtera melalui persatuan, dialog, dan kebersamaan.
Peristiwa ini dinilai menjadi salah satu langkah positif dalam upaya membangun perdamaian di Kabupaten Puncak Jaya, dengan harapan semakin banyak pihak yang memilih meninggalkan konflik dan bersama-sama mendukung pembangunan serta kesejahteraan masyarakat Papua. (**)





































Discussion about this post