TIMIKA – jurnalpapua.id
Upaya pencarian terhadap perahu nelayan berpenumpang (POB) empat orang yang dilaporkan hilang kontak di perairan Atuka, Kabupaten Mimika, terus dilakukan. Memasuki hari kedua operasi SAR, Minggu (28/6/2026), tim SAR gabungan kembali menyisir area yang lebih luas, namun hingga sore hari hasil pencarian masih nihil.
Tim SAR gabungan yang terdiri dari personel Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Timika bersama keluarga korban menggunakan Rigid Buoyant Boat (RBB) bermesin 600 PK mengakhiri pencarian sekitar pukul 17.30 WIT dan kembali ke Pos SAR Timika.
Pada operasi hari kedua ini, tim memperluas area pencarian dengan menyisir perairan Puriri sejauh sekitar 11 mil laut (Nautical Mile/NM) hingga perairan Kokonao sejauh 13 mil laut.
Selain melakukan penyisiran, tim SAR juga berkoordinasi dengan kapal-kapal yang sedang beraktivitas di sekitar perairan Atuka agar turut membantu melakukan pemantauan. Nahkoda kapal diminta segera melaporkan kepada SAR Timika apabila menemukan tanda-tanda keberadaan perahu nelayan yang masih dalam pencarian.
Kepala Kantor SAR Timika, I Wayan Suyatna, SH., M.M., mengatakan pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Lanud Yohanis Kapiyau Timika untuk mendukung pencarian dari udara.
“Apabila terdapat armada udara yang melintas di sekitar perairan Timika, kami berharap dapat membantu melakukan pemantauan. Jika ditemukan tanda-tanda keberadaan perahu nelayan yang dicari, diharapkan segera dilakukan pertolongan atau dilaporkan kepada SAR Timika,” ujarnya.
Operasi pencarian dijadwalkan kembali dilanjutkan pada Senin (29/6/2026) pagi dalam Operasi SAR hari ketiga (H.3), dengan harapan keempat nelayan yang hilang kontak dapat segera ditemukan.
Sebelumnya, perahu nelayan yang membawa empat orang tersebut dilaporkan hilang kontak setelah berangkat melaut untuk mencari ikan di perairan Atuka. Hingga kini, tim SAR gabungan masih terus berupaya melakukan pencarian dengan melibatkan berbagai unsur terkait.(**)





































Discussion about this post