TIMIKA – jurnalpapua.id
Sebuah foto yang memperlihatkan seorang pengendara sepeda motor mengenakan baju loreng dan celana pendek dengan empat anak panah tertancap di tubuhnya beredar luas di berbagai grup WhatsApp di Timika, sejak Jumat malam(24/7/2026). Foto tersebut sontak menghebohkan masyarakat, terutama para pengemudi ojek yang mengaku khawatir dan takut saat menjalankan aktivitas mencari nafkah.
Dalam foto yang beredar, terlihat dua anak panah tertancap di bagian perut dan dua lainnya di bagian punggung belakang korban. Namun hingga kini, belum ada informasi resmi mengenai lokasi kejadian maupun identitas korban.
Kapolres Mimika AKBP Alredo Agustinus Rumbiak mengatakan pihaknya telah menerima informasi dan foto tersebut sejak Jumat malam. Namun, hingga Sabtu siang, polisi masih belum dapat memastikan kebenaran peristiwa itu karena belum ditemukan lokasi kejadian maupun laporan resmi dari masyarakat.
“Dari semalam kami juga sudah menerima foto tersebut. Namun sampai sekarang belum ditemukan di mana TKP-nya. Termasuk belum ada dari pihak keluarga korban yang melaporkan kejadian itu ke SPKT atau kepada pihak kepolisian,” kata Kapolres saat dikonfirmasi melalui sambungan telepon, Sabtu (25/7/2026).
Kapolres menjelaskan, jajaran Polres Mimika masih melakukan penelusuran untuk memastikan apakah foto tersebut merupakan peristiwa yang terjadi di wilayah hukum Mimika atau berasal dari daerah lain.
Ia juga mengimbau masyarakat agar tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, karena dapat menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
“Kami masih melakukan pengecekan. Jika ada masyarakat yang mengetahui identitas korban atau lokasi kejadian, diharapkan segera melaporkannya kepada pihak kepolisian agar dapat segera ditindaklanjuti,” ujarnya.
Beredarnya foto tersebut telah memicu kekhawatiran di kalangan pengemudi ojek di Timika. Sejumlah pengemudi mengaku waswas karena belum mengetahui secara pasti kronologi maupun lokasi kejadian yang sebenarnya.
Hingga berita ini diterbitkan, belum ada laporan resmi yang masuk ke Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) Polres Mimika terkait dugaan peristiwa tersebut. Polisi masih terus melakukan pendalaman untuk memastikan fakta di balik foto yang telah viral di media sosial dan grup percakapan WhatsApp.(**)







































Discussion about this post