ILAGA – jurnalpapua.id
Kepala Suku Besar Damal Kabupaten Puncak, Nikolaus Alome, mengajak masyarakat untuk menjaga keamanan, mendukung pendidikan anak, dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah. Ajakan itu disampaikan dalam kegiatan sosialisasi yang dirangkaikan dengan makan bersama masyarakat di Ilaga.
Dalam pertemuan tersebut, Nikolaus menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas berbagai bantuan yang diterima masyarakat, termasuk bantuan seragam sekolah bagi anak-anak. Menurut dia, bantuan tersebut menjadi bentuk perhatian pemerintah terhadap kebutuhan masyarakat di Kabupaten Puncak.
Nikolaus menekankan pentingnya pendidikan sebagai bekal generasi muda. Ia meminta para orang tua mendorong anak-anak tetap bersekolah dan belajar dengan sungguh-sungguh agar memiliki masa depan yang lebih baik.
“Kami berharap anak-anak memanfaatkan kesempatan belajar sehingga kelak dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan memberikan kontribusi bagi daerah,” kata Nikolaus.
Ia juga mengajak masyarakat menjaga situasi keamanan agar pembangunan dapat berjalan tanpa gangguan. Menurut Nikolaus, kondisi keamanan di wilayah Ilaga Kompleks relatif kondusif sehingga perlu dipertahankan melalui kerja sama seluruh elemen masyarakat.
Dalam kesempatan itu, ia mengimbau warga tidak mudah terpengaruh oleh ajakan yang berpotensi memicu gangguan keamanan maupun memecah persatuan.
Nikolaus turut meminta masyarakat mendukung program pembangunan pemerintah, termasuk rencana pemekaran kampung yang sedang diproses. Menurut dia, kebijakan tersebut bertujuan mendekatkan pelayanan publik kepada masyarakat dan mempercepat pembangunan di wilayah pedalaman.
Ia juga mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan jabatan kepala kampung maupun kepala distrik sebagai sumber perselisihan. Siapa pun yang nantinya ditetapkan pemerintah, kata dia, perlu mendapat dukungan demi menjaga persatuan dan kelancaran pembangunan.
Kegiatan ditutup dengan makan bersama antara Kepala Suku Besar Damal dan masyarakat sebagai simbol kebersamaan serta mempererat hubungan antara tokoh adat dan warga.(**)






































Discussion about this post