TIMIKA – jurnalpapua.id
Pemerintah Kelurahan Pasar Sentral bersama Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika terus memperkuat kampanye Gerakan Masyarakat Hidup Sehat (GERMAS) dan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) kepada masyarakat. Kegiatan yang berlangsung di wilayah Pasar Sentral, Selasa (4/8/2026), mendapat dukungan penuh dari pemerintah kelurahan sebagai upaya membangun budaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Kepala Seksi Ketentraman dan Ketertiban (Trantib) Kelurahan Pasar Sentral, Hanok Wompere, mengatakan program yang digagas Dinas Kesehatan sangat membantu pemerintah kelurahan dalam mengedukasi masyarakat, pedagang, serta seluruh warga agar menerapkan pola hidup sehat dalam kehidupan sehari-hari.
“Melalui Gerakan Masyarakat Hidup Sehat ini kami sangat terbantu. Kami mengajak seluruh warga, pedagang, dan masyarakat di wilayah Pasar Sentral untuk bersama-sama membangun budaya hidup sehat. Jika masyarakat sehat, maka seluruh aktivitas, baik di sekolah, tempat kerja maupun kehidupan sehari-hari dapat berjalan dengan baik,” ujarnya.
Hanok menegaskan, pihak kelurahan siap terus mendukung setiap kegiatan promotif dan preventif yang dilaksanakan Dinas Kesehatan. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah kelurahan, RT, tokoh masyarakat, dan Dinas Kesehatan menjadi kunci keberhasilan dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Ke depan kami akan terus turun ke RT maupun masyarakat agar implementasi GERMAS benar-benar dirasakan manfaatnya. Kolaborasi seperti ini harus terus dilanjutkan demi menciptakan masyarakat yang sehat,” katanya.
Sementara itu, Staf Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) dan Promosi Kesehatan, Yohanis Marani, SKM, mengatakan sosialisasi GERMAS dan PHBS terus dilakukan secara berkelanjutan di setiap kelurahan sebagai bagian dari upaya meningkatkan kesadaran masyarakat untuk menerapkan perilaku hidup sehat.
Ia menjelaskan, melalui program GERMAS, masyarakat diajak menerapkan kebiasaan sehat seperti tidak merokok, tidak mengonsumsi alkohol, melakukan aktivitas fisik secara rutin, mengonsumsi sayur dan buah setiap hari, melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala, menggunakan jamban sehat, serta menjaga kebersihan lingkungan.
Selain itu, penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) juga terus disosialisasikan, di antaranya menggunakan air bersih, mencuci tangan dengan air mengalir dan sabun, memberantas sarang nyamuk minimal seminggu sekali, menggunakan jamban sehat, melakukan aktivitas fisik setiap hari, mengonsumsi buah dan sayur, tidak merokok, memberikan ASI eksklusif, menimbang balita setiap bulan, serta melahirkan di fasilitas pelayanan kesehatan.
Menurut Yohanis, kebiasaan-kebiasaan tersebut merupakan langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam mencegah penyakit dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
“Kami berharap melalui edukasi yang terus dilakukan di setiap kelurahan, masyarakat semakin memahami pentingnya GERMAS dan PHBS sehingga budaya hidup bersih dan sehat menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari warga Kabupaten Mimika,” pungkasnya.(**)






































Discussion about this post