Festival UMKM Mimika Jadi Momentum Dorong Inovasi dan Pengembangan Usaha Lokal
TIMIKA – jurnalpapua.id
Festival UMKM Kabupaten Mimika yang digelar dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) UMKM ke-10 dan HUT Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 dinilai menjadi momentum penting untuk mendorong inovasi serta pengembangan usaha masyarakat di Kabupaten Mimika.
Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Mimika, Samuel Yogi, mengatakan peringatan tersebut menjadi bagian dari sejarah penting bagi Mimika karena dapat menjadi ruang bagi pelaku usaha untuk memperkenalkan, mengembangkan, dan meningkatkan kualitas produk UMKM.
Hal itu disampaikan Samuel saat ditemui wartawan di pelataran Gedung Eme Neme Yauware, Senin (10/8/2026).
Menurutnya, pemerintah daerah melalui Dinas Koperasi dan UMKM bersama organisasi perangkat daerah (OPD), khususnya yang tergabung dalam rumpun ekonomi, berkomitmen memberikan dukungan kepada pelaku UMKM.
“Melalui festival ini kami berharap ada inovasi baru, pengembangan baru, dan usaha-usaha baru. Pelaku UMKM juga bisa mengetahui lebih jauh bagaimana mengembangkan usaha mereka,” ujar Samuel.
Ia mengatakan, salah satu bentuk dukungan pemerintah adalah mempermudah masyarakat dalam memperoleh berbagai layanan dan perizinan usaha.
Menurut Samuel, keberadaan Mal Pelayanan Publik (MPP) di Mimika menjadi salah satu sarana yang dapat dimanfaatkan masyarakat untuk mengakses berbagai pelayanan, termasuk pengurusan administrasi dan perizinan yang dibutuhkan pelaku usaha.
“Semua perizinan yang ada di Kabupaten Mimika, khususnya untuk UMKM, kita berupaya agar dapat dilayani dan dipermudah melalui pelayanan yang sudah disiapkan pemerintah,” katanya.
Samuel menilai pengembangan UMKM tidak boleh hanya menjadi tanggung jawab pemerintah. Menurut dia, dibutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat untuk membangun ekonomi lokal dan meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Ia pun mengajak seluruh masyarakat Mimika, baik Orang Asli Papua (OAP) maupun masyarakat Nusantara dari berbagai latar belakang, untuk memanfaatkan momentum tersebut dalam mengembangkan usaha.
“Mari kita bergabung bersama OPD-OPD yang ada dalam rumpun ekonomi untuk memberdayakan masyarakat di Mimika. Kita sama-sama mengembangkan usaha sehingga dapat meningkatkan taraf hidup keluarga dan masyarakat,” ujarnya.
Samuel menegaskan, pengembangan UMKM di Mimika harus menjadi ruang bersama tanpa membedakan latar belakang masyarakat.
Menurutnya, seluruh masyarakat memiliki kesempatan yang sama untuk berusaha dan berkompetisi secara sehat dalam mengembangkan UMKM.
“Tidak ada istilah kamu dari Papua, kamu dari Nusantara, dari tujuh suku, anak cucu perintis, masyarakat Safar ataupun kelompok lainnya. Ini waktunya kita bersama-sama mengembangkan UMKM di Kabupaten Mimika,” tegasnya.
Ia berharap Festival UMKM tidak hanya dimanfaatkan oleh pelaku usaha yang hadir dalam kegiatan tersebut. Pelaku UMKM yang belum berkesempatan mengikuti festival juga diharapkan tetap mengambil bagian dalam pengembangan ekonomi daerah.
“Baik yang hadir dalam festival maupun yang tidak hadir, waktunya kita bersama-sama bersaing secara sehat dan mengembangkan UMKM di Kabupaten Mimika,” pungkas Samuel.(**)







































Discussion about this post