ADVERTISEMENT
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Kamis, Oktober 15, 2026
No Result
View All Result
  • Login
Jurnal Papua
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Jurnal Papua
No Result
View All Result
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
ADVERTISEMENT
Home Kriminal

Dari Perselingkuhan Menjadi Konflik Berdarah, 17 Nyawa Melayang di Kwamki Narama

admin by admin
Agustus 30, 2026
in Kriminal, Peristiwa
0

TIMIKA, jurnalpapua.id

Konflik antara kelompok keluarga Dang dan Newegalen di Distrik Kwamki Narama, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, yang berlangsung sejak akhir 2025 hingga pertengahan 2026 telah menewaskan sedikitnya 17 orang.

ADVERTISEMENT

Pertikaian tersebut disebut bermula dari persoalan perselingkuhan yang terjadi di Kabupaten Puncak. Persoalan pribadi itu kemudian meluas dan melibatkan kelompok keluarga hingga berujung aksi saling serang menggunakan busur dan anak panah.

Berdasarkan data yang disampaikan aparat keamanan hingga Juni 2026, sebanyak 10 korban meninggal berasal dari kelompok Dang dan tujuh lainnya dari kelompok Newegalen.

BacaJuga:

Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan  Tembagapura, Penyebabnya Belum Diketahui

Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Tembagapura, Penyebabnya Belum Diketahui

Oktober 14, 2026
Bakar Batu Bersama Keluarga, Abelom Kogoya Serukan Keamanan dan Keselamatan Warga Puncak

Bakar Batu Bersama Keluarga, Abelom Kogoya Serukan Keamanan dan Keselamatan Warga Puncak

Oktober 14, 2026
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, TNI Buka Jalan Kehidupan Baru di Intan Jaya

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, TNI Buka Jalan Kehidupan Baru di Intan Jaya

Oktober 13, 2026
Advertisement. Scroll to continue reading.

Konflik tersebut diketahui telah berlangsung sejak sekitar Oktober 2025. Pada 21 Oktober 2025, Polres Mimika sempat mempertemukan perwakilan kedua kelompok untuk melakukan mediasi dan membicarakan penyelesaian secara adat.

Namun, bentrokan kembali terjadi pada awal November 2025. Salah seorang pendeta dilaporkan meninggal setelah terkena anak panah.

ADVERTISEMENT

Memasuki Januari 2026, jumlah korban meninggal telah mencapai 11 orang, termasuk seorang perempuan.

Pemerintah Kabupaten Mimika bersama Pemerintah Kabupaten Puncak, aparat keamanan, tokoh adat, dan tokoh masyarakat kemudian mempertemukan kedua kelompok.

Pada 12 Januari 2026, kelompok Dang dan Newegalen menjalani prosesi perdamaian adat di Kampung Amole, Distrik Kwamki Narama. Perdamaian ditandai dengan ritual panah babi, patah panah, serta penandatanganan surat kesepakatan damai.

Bupati Mimika Johannes Rettob saat itu meminta kedua kelompok menghentikan seluruh bentuk pertikaian dan kembali hidup berdampingan.

Namun, perdamaian tersebut tidak berlangsung lama.

Pada 11 April 2026, bentrokan kembali pecah di Kampung Meekurima. Tiga orang dilaporkan terluka akibat terkena anak panah, sementara sebuah rumah papan milik seorang gembala terbakar.

Upaya mediasi kembali dilakukan pemerintah, aparat keamanan, serta sejumlah tokoh Papua Tengah.

Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP) Papua Tengah Agustinus Anggaibak pada Juni 2026 juga menemui kedua kelompok dan meminta pertikaian dihentikan karena kedua pihak masih memiliki hubungan kekeluargaan.

Hingga 18 Juni 2026, jumlah korban meninggal dalam konflik tersebut dilaporkan telah mencapai 17 orang.

Pemerintah daerah menegaskan konflik Dang dan Newegalen bukan perang antarsuku. Pertikaian itu disebut sebagai konflik keluarga yang berawal dari persoalan pribadi dan kemudian berkembang menjadi aksi balas dendam antarkelompok.

Perdamaian kembali dilakukan pada 24 Juni 2026 di Kampung Amole. Untuk kedua kalinya, kedua kelompok menjalani ritual panah babi dan patah panah serta menandatangani kesepakatan untuk menghentikan pertikaian.

Setelah perdamaian tersebut, situasi keamanan di Kwamki Narama berangsur kondusif. Aktivitas sekolah, pelayanan kesehatan, pemerintahan, dan kegiatan masyarakat kembali berjalan.

Aparat keamanan tetap melakukan patroli dan meminta masyarakat tidak membawa senjata tajam maupun melakukan tindakan yang dapat memicu bentrokan baru.

Pada 1 Agustus 2026, seorang warga bernama Jaren Wamang Magai kembali meninggal akibat serangan anak panah. Namun, kepolisian meminta masyarakat tidak mengaitkan kasus tersebut dengan konflik Dang-Newegalen.

Kapolsek Kwamki Narama Iptu Yusak Sawaki menegaskan kasus tersebut merupakan tindak pidana tersendiri dan harus diselesaikan melalui proses hukum.

Pemerintah dan aparat keamanan berharap perdamaian antara kelompok Dang dan Newegalen dapat dipertahankan sehingga konflik serupa tidak kembali terjadi.

Konflik yang bermula dari persoalan pribadi tersebut telah berlangsung sekitar delapan bulan, membutuhkan sejumlah proses mediasi dan dua kali perdamaian adat, serta merenggut sedikitnya 17 nyawa.(**)

Previous Post

Pengurus KKDB Mimika 2026–2031 Dilantik, Pemkab: Jadilah Perekat di Tengah Keberagaman

Next Post

Pasca Dua Siswa Magang Tewas di SP-3, 200 Aparat Siaga Amankan Rencana Demo di DPRK Mimika

Related Posts

Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan  Tembagapura, Penyebabnya Belum Diketahui

Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Tembagapura, Penyebabnya Belum Diketahui

Oktober 14, 2026
Bakar Batu Bersama Keluarga, Abelom Kogoya Serukan Keamanan dan Keselamatan Warga Puncak

Bakar Batu Bersama Keluarga, Abelom Kogoya Serukan Keamanan dan Keselamatan Warga Puncak

Oktober 14, 2026
Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, TNI Buka Jalan Kehidupan Baru di Intan Jaya

Jembatan Merah Putih Ugimba Diresmikan, TNI Buka Jalan Kehidupan Baru di Intan Jaya

Oktober 13, 2026
Satgas Damai Cartenz Amankan Dua Pelaku Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas

Satgas Damai Cartenz Amankan Dua Pelaku Pembunuhan di Yahukimo, Satu Tewas

Oktober 13, 2026
FKUB Mimika Gelar Turnamen Mini Soccer Toleransi, Perkuat Persaudaraan Lima Agama

FKUB Mimika Gelar Turnamen Mini Soccer Toleransi, Perkuat Persaudaraan Lima Agama

Oktober 12, 2026
HUT ke-30 Mimika, Bupati Tekankan Persatuan dan Pemerataan Pembangunan

HUT ke-30 Mimika, Bupati Tekankan Persatuan dan Pemerataan Pembangunan

Oktober 12, 2026
Next Post
Pasca Dua Siswa Magang Tewas di SP-3, 200 Aparat Siaga Amankan Rencana Demo di DPRK Mimika

Pasca Dua Siswa Magang Tewas di SP-3, 200 Aparat Siaga Amankan Rencana Demo di DPRK Mimika

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Agustus 2, 2026
Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

September 10, 2025
Prajurit Yonif Raider/Buaya Putih Banjar, Praka Wahriadi Bancin

Lagi, Satu Prajurit TNI Yonif 323 Buaya Putih/Banjar Gugur Tertembak di Beoga Puncak Papua

Juli 30, 2026
KKB Diduga Tembak Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya di Distrik Muliama, Dua Tewas, Satu Kritis

KKB Diduga Tembak Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya di Distrik Muliama, Dua Tewas, Satu Kritis

September 9, 2026
Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

0

Hello world!

0

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Patroli Humanis di Karubate, Satgas Damai Cartenz Sapa Warga dan Berbagi dengan Anak-anak

Patroli Humanis di Karubate, Satgas Damai Cartenz Sapa Warga dan Berbagi dengan Anak-anak

Oktober 14, 2026
Asap Pekat, Long Boat Berpenumpang Tujuh Orang Hilang Arah di Perairan Timika

Asap Pekat, Long Boat Berpenumpang Tujuh Orang Hilang Arah di Perairan Timika

Oktober 14, 2026
Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan  Tembagapura, Penyebabnya Belum Diketahui

Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Tembagapura, Penyebabnya Belum Diketahui

Oktober 14, 2026
Kasus ISPA di Mimika Tembus 72.977, Dinkes Imbau Warga Gunakan Masker

Kasus ISPA di Mimika Tembus 72.977, Dinkes Imbau Warga Gunakan Masker

Oktober 14, 2026
VIDEO JURNAL PAPUA
← Geser untuk melihat video lainnya →
@jurnalpapua89

Browse by Category

  • AI News
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Piala Dunia 2026
  • Politik
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wamena
  • World Cup 2026
Jurnal Papua

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
POST TERBARU
Patroli Humanis di Karubate, Satgas Damai Cartenz Sapa Warga dan Berbagi dengan Anak-anak
Patroli Humanis di Karubate, Satgas Damai Cartenz Sapa Warga...
Asap Pekat, Long Boat Berpenumpang Tujuh Orang Hilang Arah di Perairan Timika
Asap Pekat, Long Boat Berpenumpang Tujuh Orang Hilang Arah...
Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan  Tembagapura, Penyebabnya Belum Diketahui
Kebakaran Lahan Terjadi di Kawasan Tembagapura, Penyebabnya Belum Diketahui
Kasus ISPA di Mimika Tembus 72.977, Dinkes Imbau Warga Gunakan Masker
Kasus ISPA di Mimika Tembus 72.977, Dinkes Imbau Warga...
Dinkes Mimika Evaluasi Program Kesehatan di Mapar, Puskesmas Siap Tingkatkan Pelayanan
Dinkes Mimika Evaluasi Program Kesehatan di Mapar, Puskesmas Siap...
Dana Desa di Mimika Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih, Kuota BLT Terancam Berkurang
Dana Desa di Mimika Dipangkas untuk Koperasi Merah Putih,...
Master Runner Nabire Opa Udhin Raih Juara II Kategori Master di PIP Makassar Run 2026
Master Runner Nabire Opa Udhin Raih Juara II Kategori...
Yonif 754/ENK Raih Juara II Lomba Menembak Duel Falling Plat HUT ke-7 Kogabwilhan III
Yonif 754/ENK Raih Juara II Lomba Menembak Duel Falling...
HUT ke-7 Kogabwilhan III, Danyonif 754/ENK Raih Juara I Lomba Menembak Pistol Executive
HUT ke-7 Kogabwilhan III, Danyonif 754/ENK Raih Juara I...
Terima Bantuan Sembako dari Pemerintah, Nikolaus Alome Ajak Masyarakat Jaga Keamanan
Terima Bantuan Sembako dari Pemerintah, Nikolaus Alome Ajak Masyarakat...
Kabut Asap Mengancam, Dinkes Mimika Imbau Warga Pakai Masker dan Batasi Aktivitas di Luar Rumah
Kabut Asap Mengancam, Dinkes Mimika Imbau Warga Pakai Masker...
Percepat Penanganan dan Eliminasi TBC, Pemkab Mimika Bentuk TP2TB
Percepat Penanganan dan Eliminasi TBC, Pemkab Mimika Bentuk TP2TB
← Geser untuk berita lainnya →