WAMENA, jurnalpapua.id
Tiga pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya menjadi korban penembakan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Distrik Muliama, Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, Rabu (9/9/2026) sekitar pukul 15.33 WIT.
Dua korban dilaporkan meninggal dunia, sementara satu lainnya mengalami luka berat dan dievakuasi ke RSUD Wamena untuk mendapat penanganan medis.
Dua korban meninggal diketahui bernama Aprida Rafi (49), Kepala Bidang Peternakan pada Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dan Alfan Mehan (34), seorang dokter hewan. Sementara Wilimbuik (26), pegawai Dinas Pertanian Kabupaten Jayawijaya dilaporkan dalam kondisi kritis.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, saat kejadian terdapat delapan petugas yang sedang menjalankan kegiatan distribusi di wilayah Distrik Muliama.
Dalam perjalanan, rombongan tersebut diduga diserang kelompok bersenjata. Akibat serangan itu, tiga orang terkena tembakan.
Sementara lima petugas lainnya berhasil menyelamatkan diri dari lokasi dan mengamankan diri di Puskesmas Muliama.
Para korban kemudian dievakuasi dari Muliama menuju Wamena untuk mendapat penanganan lebih lanjut.
Informasi awal menyebut penembakan diduga dilakukan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). Namun hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian mengenai identitas kelompok yang bertanggung jawab, jumlah pelaku maupun kronologi lengkap kejadian.
Kasatgas Humas ODC Kombes Pol Yusuf Sutejo mengatakan, pihaknya masih mendalami pelakunya, apakah KKB atau bukan.
“Kita msh dalami pelakunya”, tuturnya.
Aparat keamanan juga belum memberikan penjelasan mengenai langkah pengejaran terhadap pelaku maupun situasi keamanan terkini di Distrik Muliama.
Penembakan tersebut menambah daftar kekerasan yang menyasar aparatur pemerintah yang menjalankan tugas pelayanan hingga wilayah distrik di Papua Pegunungan.(**)







































Discussion about this post