TIMIKA, jurnalpapua.id
Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-25 Partai Demokrat di Kabupaten Mimika tak hanya menjadi momentum konsolidasi internal, tetapi juga panggung evaluasi terhadap kinerja Pemerintah Kabupaten Mimika.
Dalam ibadah syukur HUT ke-25 yang digelar DPC Partai Demokrat Mimika, jajaran pengurus dan kader menyampaikan kritik terhadap pengelolaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Mimika yang dinilai belum berjalan optimal.

Plt Ketua DPC Partai Demokrat Mimika, Capt. Nalio Jangkup menilai rendahnya realisasi atau penyerapan anggaran menjadi catatan serius yang harus mendapat perhatian pemerintah daerah karena berkaitan langsung dengan pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan kepada masyarakat.

Atas kondisi tersebut, Demokrat Mimika memberikan “rapor merah” kepada Pemkab Mimika, khususnya dalam pelaksanaan dan pemanfaatan APBD.
Menurut Nalio, besarnya APBD Mimika semestinya berbanding lurus dengan kecepatan pelaksanaan program, pembangunan infrastruktur, peningkatan pelayanan publik serta perputaran ekonomi di tengah masyarakat.

Partai Demokrat mendorong pemerintah daerah dan seluruh organisasi perangkat daerah agar mempercepat pelaksanaan program yang telah ditetapkan tanpa mengabaikan ketentuan, kualitas pekerjaan serta prinsip akuntabilitas.
Nalio juga mengingatkan agar keterlambatan realisasi anggaran tidak berujung pada penumpukan pekerjaan menjelang akhir tahun anggaran, karena kondisi tersebut berpotensi memengaruhi kualitas pembangunan dan efektivitas penggunaan keuangan daerah.

Di sisi internal partai, peringatan HUT ke-25 dimanfaatkan DPC Partai Demokrat Mimika untuk membangkitkan kembali semangat kader dalam menghadapi agenda politik mendatang.
Plt Ketua DPC Partai Demokrat Mimika, Nalio Jangkup meminta seluruh kader meninggalkan kepentingan kelompok dan membangun kerja sama yang solid untuk mengembalikan kejayaan Partai Demokrat di Kabupaten Mimika pada kontestasi politik 2029.
Ia menegaskan, target tersebut tidak dapat dicapai hanya dengan mengandalkan popularitas partai, tetapi membutuhkan kerja politik yang konsisten, kehadiran kader di tengah masyarakat serta kemampuan memperjuangkan aspirasi publik.
Konsolidasi hingga tingkat akar rumput, menurutnya, menjadi salah satu pekerjaan penting Demokrat Mimika dalam tiga tahun ke depan.
“Kader harus kembali bekerja bersama-sama, membesarkan Partai Demokrat dan hadir menjawab kebutuhan masyarakat. Kita harus mempersiapkan diri dari sekarang agar Demokrat kembali berjaya pada Pemilu 2029,” demikian pesan yang disampaikan kepada jajaran kader.
Perayaan HUT ke-25 Partai Demokrat tersebut berlangsung dalam suasana kebersamaan melalui ibadah syukur yang kemudian ditandai dengan pemotongan tumpeng.
DPC Partai Demokrat Mimika juga menggelar tradisi bakar batu bersama masyarakat sebagai simbol kebersamaan sekaligus mempererat hubungan antara kader partai dan warga.
Momentum ulang tahun ini sekaligus menjadi titik konsolidasi Demokrat Mimika untuk memperkuat struktur organisasi, membangun kembali kepercayaan masyarakat serta menyiapkan mesin politik menghadapi Pemilu 2029.
Di tengah upaya tersebut, Demokrat menegaskan akan tetap menjalankan fungsi kontrol terhadap kebijakan pemerintah daerah, terutama menyangkut penggunaan APBD yang bersumber dari uang rakyat.
Partai berpandangan bahwa kritik terhadap pemerintah harus ditempatkan sebagai bagian dari mekanisme demokrasi untuk memastikan anggaran daerah benar-benar memberi manfaat sebesar-besarnya bagi masyarakat Mimika.(**)










































Discussion about this post