TIMIKA, jurnalpapua.id
Personel Polsek Tembagapura melaksanakan kegiatan belajar mengajar (KBM) bagi 28 anak di Honai Belajar Polsek Tembagapura, Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika, Papua Tengah, Selasa (27/10/2026). Kegiatan ini menjadi upaya membantu anak-anak yang menghadapi keterbatasan akses pendidikan formal akibat minimnya fasilitas sekolah dan situasi keamanan di wilayah tempat tinggal mereka.
Puluhan anak tersebut berasal dari Kampung Banti 1, Kampung Waa Banti 2, Kampung Opitawak, serta kawasan permukiman Utikini dan Kimbeli.
Kapolres Mimika melalui Kasi Humas Polres Mimika, Iptu M. Amir Rado, mengatakan dua personel Polsek Tembagapura terlibat langsung sebagai tenaga pendidik, yakni Ps. Kanit Binmas Aipda Lebu’ Tadan dan anggota Unit Provost Polsek Tembagapura, Bripda Calvin Msen.
Menurutnya, kegiatan ini merupakan bentuk kepedulian kepolisian dalam membantu memenuhi kebutuhan pendidikan anak-anak, khususnya mereka yang belum memperoleh akses pembelajaran secara optimal.
Dalam kegiatan tersebut, anak-anak mendapatkan materi pembelajaran dasar yang meliputi pendidikan agama melalui video edukasi tentang penciptaan manusia, matematika dasar berupa pengurangan, serta latihan membaca melalui tayangan video. Mereka juga diperkenalkan dengan bendera berbagai negara melalui permainan tebak gambar.
Selain pembelajaran akademik, personel Polsek Tembagapura turut menanamkan kebiasaan hidup bersih dan sehat sejak dini. Anak-anak diajarkan cara mencuci tangan dan menyikat gigi dengan benar.
Untuk menumbuhkan rasa cinta Tanah Air, mereka juga diperkenalkan dengan nilai-nilai kebangsaan melalui kegiatan menyanyikan lagu Indonesia Raya, Dari Sabang Sampai Merauke, dan Garuda Pancasila, serta menghafal Pancasila.
Amir menjelaskan, keberadaan Honai Belajar diharapkan dapat membantu anak-anak mengembangkan kemampuan dasar, seperti mengenal huruf, membaca, menulis, dan berhitung. Hal ini dinilai penting karena kegiatan belajar mengajar di sekolah yang berada di Kampung Waa Banti saat ini belum berjalan maksimal.
Karena itu, Polsek Tembagapura mengharapkan dukungan berbagai pihak, mulai dari instansi pemerintah, lembaga non-pemerintah, hingga orang tua, untuk bersama-sama meningkatkan akses pendidikan bagi anak-anak di sekitar Kali Kabur dan perkampungan Waa Banti.
Dukungan tersebut diharapkan dapat memperkuat keberlangsungan kegiatan belajar sekaligus memberikan kesempatan kepada anak-anak untuk memperoleh pendidikan yang lebih baik.
Kegiatan diakhiri dengan makan bersama dan membersihkan ruang kelas agar tetap rapi serta nyaman digunakan untuk pembelajaran berikutnya. Seluruh rangkaian kegiatan berakhir pada pukul 12.00 WIT dalam keadaan aman dan tertib.
Polsek Tembagapura menjadwalkan kegiatan belajar mengajar serupa kembali dilaksanakan pada Rabu (28/10/2026) di Honai Belajar Polsek Tembagapura sebagai bagian dari upaya berkelanjutan mendukung pendidikan anak-anak di wilayah tersebut. (**)


























































Discussion about this post