TIMIKA, jurnalpapua.id
Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Mimika terus mempercepat pengerjaan infrastruktur jalan di wilayah perkotaan. Pengaspalan Jalan Hasanuddin menjadi salah satu prioritas yang ditargetkan rampung pada akhir November 2026.
Kepala Dinas PUPR Mimika, Innosensius Yoga Pribadi, mengatakan pihaknya terus melakukan pemantauan secara rutin terhadap progres pekerjaan di lapangan guna memastikan penyelesaian proyek sesuai jadwal.
Menurutnya, saat ini pengerjaan Jalan Hasanuddin menjadi fokus utama pembangunan ruas jalan dalam kota. PUPR berharap pekerjaan tersebut dapat diselesaikan tepat waktu sehingga masyarakat segera menikmati akses jalan yang lebih baik, aman, dan nyaman.
“Untuk jalan dalam kota, fokus kami saat ini di Jalan Hasanuddin. Kami berharap akhir November sudah bisa diselesaikan,” ujarnya.
Secara keseluruhan, realisasi fisik pembangunan yang ditangani PUPR Mimika telah mencapai 69 persen dan terus diarahkan menuju 70 persen. Sementara khusus program pembangunan jalan, progres pekerjaan tercatat sekitar 60 persen.
Di sisi lain, pengerjaan sejumlah jalan lingkungan masih menghadapi kendala ketersediaan material, terutama kekosongan stok semen Tonasa.
Menghadapi kondisi tersebut, penyedia jasa bersama konsultan pengawas tengah mengkaji kemungkinan penggunaan semen alternatif. Kajian dilakukan melalui analisis teknis, termasuk perbandingan komposisi campuran adukan, untuk memastikan material pengganti tetap memenuhi standar kualitas konstruksi.
PUPR Mimika juga memberikan perhatian terhadap keluhan masyarakat mengenai debu yang ditimbulkan selama proses pengerjaan jalan berlangsung.
Innosensius mengatakan pihaknya telah mengingatkan penyedia jasa agar melakukan penyiraman jalan secara rutin serta menjalankan pekerjaan sesuai metode teknis yang telah ditetapkan.
Langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi dampak debu sehingga aktivitas pembangunan tidak terlalu mengganggu kenyamanan masyarakat di sekitar lokasi pekerjaan.
Ia menegaskan, penyelesaian proyek infrastruktur tidak hanya berorientasi pada pencapaian target waktu dan realisasi fisik, tetapi juga harus memperhatikan kualitas serta standar teknis konstruksi.
PUPR Mimika berharap seluruh pekerjaan infrastruktur yang sedang berjalan dapat diselesaikan sesuai target, sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat Kabupaten Mimika.(**)
























































Discussion about this post