ADVERTISEMENT
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Jumat, November 6, 2026
No Result
View All Result
  • Login
Jurnal Papua
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Jurnal Papua
No Result
View All Result
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

LEMASKO: Pendangkalan Pesisir Mimika Tak Semata Akibat Tailing, Abrasi dan Faktor Alam Juga Berperan

admin by admin
Agustus 6, 2026
in Uncategorized
0

TIMIKA – jurnalpapua.id

Ketua Lembaga Musyawarah Adat Suku Kamoro (LEMASKO), Gergorius Okoare, menegaskan bahwa persoalan pendangkalan di wilayah pesisir Kabupaten Mimika tidak dapat sepenuhnya dikaitkan dengan material tailing PT Freeport Indonesia. Menurutnya, proses abrasi pantai dan sedimentasi alami juga menjadi penyebab utama perubahan bentang pesisir yang terjadi selama bertahun-tahun.

ADVERTISEMENT

Pernyataan itu disampaikan Gergorius kepada wartawan di Timika, Rabu (6/8/2026), menyusul berkembangnya pembahasan mengenai dampak sedimentasi di wilayah pesisir Mimika hingga ke tingkat nasional.

Ia mengapresiasi langkah anggota DPR Papua Tengah, John Gobai, bersama para aktivis lingkungan yang telah membawa aspirasi masyarakat terkait persoalan sedimentasi ke DPR RI. Namun, ia mengingatkan agar setiap kesimpulan mengenai penyebab pendangkalan didasarkan pada kajian ilmiah yang komprehensif.

BacaJuga:

Jelang Konferensi Kota Toleransi, Kelurahan Inauga Gencarkan Jumat Bersih

Jelang Konferensi Kota Toleransi, Kelurahan Inauga Gencarkan Jumat Bersih

November 6, 2026
PUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Hasanuddin Rampung Akhir November

PUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Hasanuddin Rampung Akhir November

November 6, 2026
Komisariat HMI Mimika Nyatakan Kepemimpinan Prayoga Romin Syaputra Telah Berakhir dan Boikot Segala Kegiatan Ilegal

Komisariat HMI Mimika Nyatakan Kepemimpinan Prayoga Romin Syaputra Telah Berakhir dan Boikot Segala Kegiatan Ilegal

November 6, 2026
Advertisement. Scroll to continue reading.

“Pendangkalan di Sipu-Sipu bukan karena tailing PT Freeport Indonesia. Tailing belum sampai ke muara Sipu-Sipu karena jaraknya masih sangat jauh. Yang terjadi di sana adalah proses sedimentasi alam yang berlangsung selama bertahun-tahun sehingga menyebabkan pendangkalan,” kata Gergorius.

Meski demikian, ia mengakui terdapat wilayah yang memang merasakan dampak langsung aktivitas perusahaan, khususnya di sekitar Muara Puriri dan lima kampung terdampak, yakni Tipuka, Ayuka, Nawaripi, Koperapoka, dan Nayaro, termasuk sejumlah kampung di sekitar Tembagapura.

ADVERTISEMENT

Menurutnya, masyarakat pesisir saat ini menghadapi persoalan serius berupa sulitnya akses transportasi laut akibat pendangkalan alur pelayaran. Kondisi tersebut diperparah gelombang laut yang dapat mencapai dua hingga tiga meter sehingga membahayakan keselamatan masyarakat.

“Kondisi di Muara Puriri membuat masyarakat trauma untuk melintas. Ombaknya tinggi dan jalurnya semakin dangkal. Musibah di laut bukan hal baru bagi masyarakat kami,” ujarnya.

Dorong solusi bersama

LEMASKO meminta PT Freeport Indonesia bersama pemerintah pusat, Pemerintah Provinsi Papua Tengah, dan Pemerintah Kabupaten Mimika mengambil langkah nyata untuk mengatasi persoalan tersebut.

Selain pengerukan alur sungai dan normalisasi jalur pelayaran, Gergorius mengusulkan penyediaan transportasi darat sebagai alternatif ketika kondisi laut tidak memungkinkan dilalui.

“Kalau ombak sedang tinggi, Freeport bisa menyiapkan bus sebagai transportasi alternatif. Masyarakat dari wilayah timur bisa melewati jalur Tanggul Timur menuju Timika sehingga lebih aman,” katanya.

Ia juga berharap pemerintah menyediakan kapal dan melakukan pengerukan sungai agar aktivitas transportasi masyarakat kembali normal.

Pengelolaan tailing harus libatkan masyarakat adat

Terkait rencana pemanfaatan material tailing oleh pihak lain, Gergorius menegaskan bahwa masyarakat adat pemilik hak ulayat wajib dilibatkan sejak awal.

“Kami mendengar ada beberapa perusahaan yang ingin mengelola material itu. Kami tegaskan, jangan ada kegiatan tanpa terlebih dahulu datang berdiskusi dengan masyarakat yang terdampak. Semua harus dibicarakan bersama dan menghormati hak masyarakat adat,” tegasnya.

Pemerintah juga memiliki tanggung jawab

Senada dengan itu, Wakil Ketua LEMASKO, Marianus Maknaipeku, menilai persoalan lingkungan dan kesejahteraan masyarakat tidak boleh sepenuhnya dibebankan kepada perusahaan.

Menurutnya, PT Freeport Indonesia telah memenuhi kewajibannya kepada negara melalui pembayaran pajak dan royalti. Karena itu, pemerintah juga berkewajiban memastikan manfaat dari penerimaan tersebut kembali kepada masyarakat melalui pembangunan infrastruktur dan peningkatan kesejahteraan.

“Jangan semua beban diarahkan kepada perusahaan. Pemerintah juga harus bertanggung jawab menggunakan dana yang diterima dari pajak dan royalti untuk membangun infrastruktur serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat di wilayah terdampak,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa abrasi pantai menjadi salah satu penyebab utama perubahan kawasan pesisir Mimika.

“Abrasi yang terjadi di wilayah pesisir bukan semata-mata disebabkan oleh tailing. Perubahan alam juga menjadi faktor besar. Sejumlah pulau kecil telah hilang akibat abrasi, sehingga alur pelayaran menjadi dangkal dan mengganggu aktivitas masyarakat,” katanya.

Marianus menegaskan LEMASKO mendukung pembangunan, termasuk pembangunan tanggul, jalan, pelabuhan, maupun normalisasi sungai, sepanjang dilaksanakan melalui dialog dengan masyarakat adat dan memberikan manfaat nyata bagi warga.

Pemuda lima kampung minta dilibatkan dalam investigasi

Sementara itu, perwakilan pemuda lima kampung terdampak tailing, Thomas Too, meminta masyarakat yang merasakan dampak langsung dilibatkan dalam tim investigasi yang dibentuk DPR RI.

Ia mengapresiasi langkah para aktivis lingkungan dan DPR Papua Tengah yang telah mengangkat isu tersebut ke tingkat nasional. Namun, menurutnya, investigasi tidak akan menghasilkan gambaran utuh apabila masyarakat terdampak tidak menjadi bagian dari proses.

“Masyarakat dari lima kampung merupakan pihak yang benar-benar merasakan dampak langsung. Karena itu, kami harus dilibatkan agar tim investigasi memperoleh informasi yang akurat,” ujarnya.

Thomas juga mengingatkan bahwa sedimentasi di beberapa wilayah memang merupakan proses alam, tetapi kondisi di lima kampung memiliki karakteristik berbeda karena bersinggungan langsung dengan kawasan operasional perusahaan. Oleh sebab itu, penanganannya harus berdasarkan kondisi riil di lapangan.

Kajian ilmiah diperlukan

Hal senada disampaikan perwakilan warga lima kampung terdampak tailing, Yohanis Mamiri. Ia menilai persoalan sedimentasi harus dikaji secara ilmiah dengan melibatkan tenaga ahli, pemerintah, lembaga adat, dan PT Freeport Indonesia.

Menurutnya, kajian tersebut diperlukan untuk memastikan apakah material yang mengendap benar-benar berasal dari tailing, sedimentasi alami, atau faktor lingkungan lainnya.

Ia juga mengakui PT Freeport Indonesia selama ini telah melakukan sejumlah upaya normalisasi sungai dan membuka jalur transportasi air dengan melibatkan masyarakat lokal. Namun, menurutnya, pemerintah harus mengambil peran lebih besar karena juga memperoleh manfaat ekonomi dari keberadaan perusahaan.

“PT Freeport Indonesia tidak tinggal diam dan terus berupaya melakukan normalisasi. Tetapi tanggung jawab tidak boleh hanya dibebankan kepada perusahaan. Pemerintah juga harus hadir karena menerima pendapatan dan royalti untuk membangun kesejahteraan masyarakat,” katanya.

Komitmen LEMASKO

Dalam hasil diskusi bersama anggota DPR Papua Tengah, John Gobai, LEMASKO menegaskan sejumlah komitmen, di antaranya sebagai lembaga adat resmi yang mewakili masyarakat Kamoro, terus membangun kemitraan dengan PT Freeport Indonesia sejak penandatanganan nota kesepahaman pada tahun 2000.

LEMASKO juga menegaskan dukungannya terhadap penyelesaian seluruh persoalan lingkungan melalui dialog konstruktif, berbasis data dan kajian ilmiah, serta penghormatan terhadap hak-hak masyarakat adat.

Selain itu, LEMASKO berharap setiap pembahasan maupun pengambilan keputusan yang berkaitan dengan masyarakat adat Kamoro dan Amungme selalu melibatkan LEMASKO dan LEMASA sebagai representasi resmi masyarakat adat, sehingga solusi yang dihasilkan benar-benar mencerminkan aspirasi masyarakat dan mampu mewujudkan keseimbangan antara perlindungan lingkungan, penghormatan terhadap hak masyarakat adat, serta pembangunan berkelanjutan di Kabupaten Mimika.(**)

Previous Post

Pemkab Mimika Perkuat Pelayanan Dasar, Targetkan Penerapan SPM Semakin Optimal

Next Post

Ketua LEMASKO Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Minta Patroli Keamanan di Mimika Diperkuat

Related Posts

Jelang Konferensi Kota Toleransi, Kelurahan Inauga Gencarkan Jumat Bersih

Jelang Konferensi Kota Toleransi, Kelurahan Inauga Gencarkan Jumat Bersih

November 6, 2026
PUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Hasanuddin Rampung Akhir November

PUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Hasanuddin Rampung Akhir November

November 6, 2026
Komisariat HMI Mimika Nyatakan Kepemimpinan Prayoga Romin Syaputra Telah Berakhir dan Boikot Segala Kegiatan Ilegal

Komisariat HMI Mimika Nyatakan Kepemimpinan Prayoga Romin Syaputra Telah Berakhir dan Boikot Segala Kegiatan Ilegal

November 6, 2026
Puluhan Korban Dugaan Penipuan Rekrutmen PTFI Rugi Ratusan Juta, Lapor Polres Mimika

Puluhan Korban Dugaan Penipuan Rekrutmen PTFI Rugi Ratusan Juta, Lapor Polres Mimika

November 2, 2026
Realisasi Keuangan Baru 52 Persen, Bupati Mimika Instruksikan OPD Percepat Penyerapan Anggaran

Realisasi Keuangan Baru 52 Persen, Bupati Mimika Instruksikan OPD Percepat Penyerapan Anggaran

November 2, 2026
Delapan Tahun Menanti, TNI Resmikan Gereja GKII di Kampung Mosso Jayapura

Delapan Tahun Menanti, TNI Resmikan Gereja GKII di Kampung Mosso Jayapura

Oktober 31, 2026
Next Post
Ketua LEMASKO Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Minta Patroli Keamanan di Mimika Diperkuat

Ketua LEMASKO Ajak Warga Tingkatkan Kewaspadaan, Minta Patroli Keamanan di Mimika Diperkuat

Discussion about this post

VIDEO JURNAL PAPUA
← Geser untuk melihat video lainnya →
@jurnalpapua89
  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Agustus 2, 2026
Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

September 10, 2025
Prajurit Yonif Raider/Buaya Putih Banjar, Praka Wahriadi Bancin

Lagi, Satu Prajurit TNI Yonif 323 Buaya Putih/Banjar Gugur Tertembak di Beoga Puncak Papua

Juli 30, 2026
KKB Diduga Tembak Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya di Distrik Muliama, Dua Tewas, Satu Kritis

KKB Diduga Tembak Tiga Pegawai Dinas Pertanian Jayawijaya di Distrik Muliama, Dua Tewas, Satu Kritis

September 9, 2026
Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

0

Hello world!

0

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Jelang Konferensi Kota Toleransi, Kelurahan Inauga Gencarkan Jumat Bersih

Jelang Konferensi Kota Toleransi, Kelurahan Inauga Gencarkan Jumat Bersih

November 6, 2026
PUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Hasanuddin Rampung Akhir November

PUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Hasanuddin Rampung Akhir November

November 6, 2026
Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Patroli Udara di Intan Jaya, TNI Perkuat Pengamanan Papua

Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Patroli Udara di Intan Jaya, TNI Perkuat Pengamanan Papua

November 6, 2026
Komisariat HMI Mimika Nyatakan Kepemimpinan Prayoga Romin Syaputra Telah Berakhir dan Boikot Segala Kegiatan Ilegal

Komisariat HMI Mimika Nyatakan Kepemimpinan Prayoga Romin Syaputra Telah Berakhir dan Boikot Segala Kegiatan Ilegal

November 6, 2026

Browse by Category

  • AI News
  • Ekonomi
  • Kesehatan
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Piala Dunia 2026
  • Politik
  • Traveling
  • Uncategorized
  • Wamena
  • World Cup 2026
Jurnal Papua

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
POST TERBARU
Jelang Konferensi Kota Toleransi, Kelurahan Inauga Gencarkan Jumat Bersih
Jelang Konferensi Kota Toleransi, Kelurahan Inauga Gencarkan Jumat Bersih
PUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Hasanuddin Rampung Akhir November
PUPR Mimika Targetkan Pengaspalan Jalan Hasanuddin Rampung Akhir November
Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Patroli Udara di Intan Jaya, TNI Perkuat Pengamanan Papua
Pangkogabwilhan III Pimpin Langsung Patroli Udara di Intan Jaya,...
Komisariat HMI Mimika Nyatakan Kepemimpinan Prayoga Romin Syaputra Telah Berakhir dan Boikot Segala Kegiatan Ilegal
Komisariat HMI Mimika Nyatakan Kepemimpinan Prayoga Romin Syaputra Telah...
Pemprov Papua Tengah Latih Petani Puncak Jaya Kembangkan Budidaya Kopi Berkelanjutan
Pemprov Papua Tengah Latih Petani Puncak Jaya Kembangkan Budidaya...
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Brigpol Ronald Enok di Puncak Jaya
Satgas Damai Cartenz Tangkap DPO Penembakan Brigpol Ronald Enok...
Usai Kontak Tembak di Kali Braza, Prajurit TNI Habema Amankan Senjata Kelompok OPM
Usai Kontak Tembak di Kali Braza, Prajurit TNI Habema...
Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di Masjid Babussalam
Jelang HUT ke-81, Brimob Timika Gelar Bakti Sosial di...
Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140 Pengelola Informasi OPD
Perkuat Komunikasi Publik, Pemkab Mimika Gelar Bimtek bagi 140...
Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan Tokoh Masyarakat
Susun Tata Ruang Kokonao, Pemkab Mimika Libatkan Stakeholder dan...
Mimika Andalkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di IGA 2026, Antar Pasien OAP hingga Data Anak Terlantar
Mimika Andalkan Dua Inovasi Pelayanan Publik di IGA 2026,...
500 Warga Mimika Dinonaktifkan dari PBI BPJS Kesehatan, Dinsos Pastikan Pemda Siapkan Solusi
500 Warga Mimika Dinonaktifkan dari PBI BPJS Kesehatan, Dinsos...
← Geser untuk berita lainnya →