LUWU UTARA – jurnalpapua.id
Sebuah rumah panggung berbahan kayu milik Hj. Hapsa (59) di Dusun Panandara Desa Tingkara Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan, ludes dilalap si jago merah pada Rabu (5/8/2026) sekitar pukul 14.45 WITA.
Kebakaran diduga bermula dari sisa api di tungku kayu yang digunakan untuk memasak air. Menurut keterangan pemilik rumah, sebelum meninggalkan rumah untuk meminta ikan kering ke tetangga, ia mengira api di tungku telah padam. Namun ternyata bara api masih menyala dan kemudian memicu kebakaran hingga menghanguskan seluruh bangunan rumah.
Warga yang melihat kobaran api langsung berdatangan memberikan bantuan secara swadaya. Mereka bahu-membahu memadamkan api menggunakan peralatan seadanya agar kobaran tidak merembet ke rumah-rumah di sekitarnya. Berkat kesigapan warga, api berhasil dikendalikan sebelum menjalar ke rumah tetangga.
Anggota Polsek Malangke setelah mendapat informasi tersebut segera turun ke lokasi dipimpin Kapolsek Malangke, Iptu Darni Konta, S.H., didampingi KSPK II Polsek Malangke, Aiptu Sardi Toban, bersama dua personel Polsek langsung sigap membantu proses pemadaman dan pengamanan di lokasi kejadian.
Dua unit armada pemadam kebakaran kemudian tiba di lokasi dengan kapasitas masing-masing 4.000 liter atau total 8.000 liter air. Saat armada tiba, kobaran api sebagian besar telah berhasil dipadamkan oleh warga dan personel kepolisian, sehingga petugas melakukan pendinginan untuk memastikan api tidak kembali menyala.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut. Namun, seluruh bangunan rumah panggung berbahan kayu beserta harta benda di dalamnya, termasuk emas 19 gram dan uang tunai Rp10 juta, hangus terbakar. Kerugian akibat kebakaran diperkirakan mencapai sekitar Rp150 juta.
Hingga berita ini diturunkan, api telah berhasil dipadamkan sepenuhnya dan situasi di lokasi kejadian dinyatakan aman(**)






































Discussion about this post