TIMIKA, jurnalpapua.id
Bupati Mimika Johannes Rettob mengutuk keras pembunuhan dua siswa SMK yang sedang menjalani praktik kerja lapangan (PKL) di Timika, Papua Tengah. Kedua pelajar itu ditemukan tewas di sebuah bengkel di kawasan SP 3, Minggu (30/8/2026) pagi.
Johannes mengatakan, peristiwa tersebut menjadi perhatian serius Pemerintah Kabupaten Mimika bersama aparat keamanan karena menyangkut keselamatan masyarakat, terlebih korbannya merupakan pelajar.
“Atas nama pemerintah, kami mengutuk keras tindakan ini. Kita sedih karena pembunuhan pada anak-anak yang tidak punya dosa terjadi,” kata Johannes, Senin (31/8/2026).
Menurut Johannes, pemerintah daerah telah berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk mengambil langkah khusus dalam menekan tindak kriminal yang belakangan menimbulkan keresahan di tengah masyarakat.
Salah satu langkah yang disiapkan adalah operasi secara senyap atau silent operation. Selain itu, patroli keamanan akan ditingkatkan, terutama pada malam hari.
Johannes menegaskan, situasi keamanan tidak boleh berkembang hingga mengganggu aktivitas dan rasa aman masyarakat di Kota Timika.
Ia juga meminta para orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak dan membatasi aktivitas di luar rumah pada malam hari apabila tidak memiliki kepentingan mendesak.
“Saya harap orang tua juga dapat menjaga anak-anak agar tidak beraktivitas di luar rumah pada malam hari. Kami akui keterbatasan manusia dalam menjaga keamanan, namun patroli rutin akan dilakukan setiap malam,” ujarnya.
Pemerintah daerah, lanjut Johannes, akan terus berkoordinasi dengan aparat keamanan untuk memperkuat langkah pencegahan sekaligus mengantisipasi terulangnya tindak kekerasan serupa.
Ia meminta masyarakat tetap waspada, menjaga anggota keluarga masing-masing, dan ikut mendukung aparat dalam menciptakan situasi keamanan yang kondusif.
“Kami sudah berusaha semaksimal mungkin, tetapi sebagai manusia tidak sempurna. Karena itu mari kita refleksi bersama dan tetap disiplin menjaga diri,” kata Johannes.
Sebelumnya, dua pelajar SMK yang tengah menjalani program magang ditemukan meninggal dunia di sebuah bengkel di Jalan Yan Tinal, SP 3, Kelurahan Karang Senang, Distrik Kuala Kencana, Kabupaten Mimika, pada Minggu pagi. Kasus tersebut kini menjadi perhatian serius pemerintah daerah dan aparat keamanan.(**)







































Discussion about this post