TIMIKA – jurnalpapua.id
Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Timika mengusulkan sebanyak 232 warga binaan pemasyarakatan (WBP) untuk menerima remisi umum dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Republik Indonesia yang diperingati pada 17 Agustus 2026.
Kepala Lapas Kelas IIB Timika, Hernowo, mengatakan usulan remisi tersebut telah disampaikan sesuai mekanisme yang berlaku dan saat ini tinggal menunggu proses lebih lanjut dari Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
“Untuk remisi 17 Agustus, kami mengusulkan sebanyak 232 warga binaan. Data lengkapnya nanti kami kirimkan,” kata Hernowo saat dikonfirmasi Jurnal Papua, Kamis (6/8/2026).
Selain mempersiapkan pemberian remisi, Lapas Kelas IIB Timika juga menggelar berbagai perlombaan olahraga bagi warga binaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT Kemerdekaan RI.
Menurut Hernowo, perlombaan telah dimulai sejak pertengahan Juli dan hingga kini masih berlangsung. Beberapa cabang yang dipertandingkan di antaranya sepak takraw, bola voli, dan futsal.
“Perlombaan sudah berjalan sejak pertengahan bulan lalu. Sampai sekarang masih berlangsung karena beberapa pertandingan belum memasuki babak final. Kegiatannya dilaksanakan setiap sore,” ujarnya.
Ia menjelaskan, seluruh warga binaan dilibatkan dalam kegiatan tersebut sebagai sarana pembinaan sekaligus mempererat kebersamaan di dalam lapas.
Saat ini, jumlah penghuni Lapas Kelas IIB Timika tercatat sebanyak 368 warga binaan. Hernowo menyebut komposisi kasus yang mendominasi saat ini adalah tindak pidana narkotika dan perkara perlindungan hutan serta lingkungan (BPH).
Menjelang puncak peringatan HUT RI, pihak lapas juga mulai melakukan berbagai persiapan, termasuk berkoordinasi dengan Dharma Wanita Persatuan untuk menyambut tamu yang akan menghadiri kegiatan 17 Agustus di lingkungan lapas.
Di sisi lain, program pembinaan bagi warga binaan tetap berjalan seperti biasa. Menurut Hernowo, pembinaan merupakan bagian penting dalam proses pemasyarakatan agar warga binaan memiliki perubahan perilaku dan bekal saat kembali ke masyarakat.
Salah satu program yang terus dikembangkan adalah ketahanan pangan, dengan memanfaatkan lahan yang tersedia di dalam maupun di luar kawasan lapas.
“Pembinaan harus terus berjalan. Untuk kegiatan di luar lapas hanya diperuntukkan bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan sesuai standar operasional prosedur (SOP). Jadi tidak semua warga binaan bisa mengikuti kegiatan di luar,” tegasnya.
Hernowo berharap seluruh rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 RI di Lapas Kelas IIB Timika dapat berjalan lancar serta menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus mengikuti proses pembinaan secara positif.(**)







































Discussion about this post