ADVERTISEMENT
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact
Sabtu, Agustus 29, 2026
No Result
View All Result
  • Login
Jurnal Papua
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
No Result
View All Result
Jurnal Papua
No Result
View All Result
  • HOME
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa
ADVERTISEMENT
Home Uncategorized

Dr. Leonard Pardede Tekankan Peran Masyarakat Kenali Risiko Kehamilan untuk Cegah Kematian Ibu dan Bayi

admin by admin
Agustus 28, 2026
in Uncategorized
0

TIMIKA, jurnalpapua.id

Dokter Spesialis Obstetri dan Ginekologi (SpOG), Subspesialis Obstetri Ginekologi Sosial, dr. Leonard Pardede, SpOG, Subsp. ObGinsos (K), menekankan pentingnya keterlibatan masyarakat dalam mengenali risiko kehamilan dan mencegah keterlambatan penanganan yang dapat berujung pada kematian ibu dan bayi.

ADVERTISEMENT

Hal itu disampaikan Leonard saat menjadi narasumber dalam seminar kesehatan reproduksi yang digelar Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika di Distrik Mimika Timur, Papua Tengah, Jumat (28/8/2026).

Seminar tersebut mengangkat tema “Peran Masyarakat dalam Mengenali Risiko Kehamilan dan Mencegah Kematian Ibu dan Bayi.”

BacaJuga:

Merasa Terancam KKB, Warga 9 Kampung di Erelmakawia Puncak Ingin Pindah ke Mimika

Merasa Terancam KKB, Warga 9 Kampung di Erelmakawia Puncak Ingin Pindah ke Mimika

Agustus 29, 2026
Polisi Tangkap 5 Terduga Pembunuh Tukang Ojek di Mimika, Polsek Kwamki Narama Diserang

Polisi Tangkap 5 Terduga Pembunuh Tukang Ojek di Mimika, Polsek Kwamki Narama Diserang

Agustus 29, 2026
Satgas ODC Salurkan Bantuan dan Terapi Bermain untuk Anak Panti Laskar Pelangi Timika

Satgas ODC Salurkan Bantuan dan Terapi Bermain untuk Anak Panti Laskar Pelangi Timika

Agustus 29, 2026
Advertisement. Scroll to continue reading.

Dalam materinya, Leonard mengajak ibu hamil, suami, keluarga, kader kesehatan, serta masyarakat untuk tidak menganggap remeh berbagai kondisi yang muncul selama kehamilan.

Menurut Leonard, kehamilan tidak selalu berlangsung tanpa komplikasi. Karena itu, risiko harus dikenali sejak awal melalui pemeriksaan kehamilan secara rutin sehingga ibu yang membutuhkan penanganan lebih lanjut dapat segera dirujuk ke fasilitas kesehatan.

ADVERTISEMENT

Leonard jelaskan tiga keterlambatan

Salah satu materi utama yang disampaikan Leonard adalah mengenai tiga keterlambatan yang dapat meningkatkan risiko kematian ibu dan bayi.

Pertama, terlambat mengenali tanda bahaya. Kondisi seperti perdarahan, demam, bengkak disertai sakit kepala, hingga berkurangnya gerakan janin tidak boleh dianggap sebagai keluhan biasa.

Kedua, terlambat mengambil keputusan untuk mencari pertolongan. Keluarga perlu segera mengambil keputusan ketika ibu menunjukkan tanda bahaya dan tidak menunggu kondisi menjadi semakin parah.

Ketiga, terlambat mencapai fasilitas kesehatan. Persoalan jarak, transportasi, kondisi cuaca, maupun waktu kejadian harus diantisipasi melalui perencanaan persalinan sejak masa kehamilan.

Leonard menekankan bahwa masyarakat perlu memiliki kesiapsiagaan, terutama bagi ibu hamil yang tinggal jauh dari fasilitas pelayanan kesehatan.

Kenali kehamilan berisiko tinggi

Dalam seminar tersebut, Leonard juga menjelaskan sejumlah faktor yang dapat membuat kehamilan masuk kategori berisiko tinggi.

Di antaranya usia ibu terlalu muda atau lebih dari 35 tahun, jarak kehamilan kurang dari dua tahun, jumlah anak lebih dari empat, riwayat operasi sesar, riwayat perdarahan atau kejang, serta riwayat bayi lahir prematur atau berat badan lahir rendah.

Penyakit penyerta seperti anemia, hipertensi atau preeklamsia, diabetes, malaria, dan sejumlah infeksi juga menjadi perhatian.

Khusus di wilayah Mimika, Leonard mengingatkan pentingnya kewaspadaan terhadap malaria pada ibu hamil. Malaria dapat memperberat kondisi anemia dan meningkatkan risiko terhadap ibu maupun janin.

Karena itu, ibu hamil dianjurkan mengikuti pemeriksaan antenatal care (ANC) secara rutin dan melakukan pemeriksaan sesuai anjuran tenaga kesehatan.

Tujuh tanda bahaya wajib diketahui

Leonard juga meminta masyarakat menghafalkan tanda bahaya pada ibu hamil agar pertolongan tidak terlambat.

Tanda-tanda tersebut meliputi perdarahan dari jalan lahir, bengkak pada wajah atau tangan disertai sakit kepala hebat dan gangguan penglihatan, demam tinggi, ketuban pecah sebelum waktunya, gerakan janin berkurang atau tidak bergerak, muntah terus-menerus atau nyeri ulu hati hebat, serta kejang atau kehilangan kesadaran.

“Jangan menunggu kondisi menjadi berat. Ketika muncul tanda bahaya, ibu harus segera dibawa ke fasilitas kesehatan,” demikian penekanan Leonard dalam materi seminarnya.

Peran suami dan keluarga sangat penting

Menurut Leonard, pencegahan kematian ibu dan bayi bukan hanya menjadi tugas bidan atau dokter.

Suami dan keluarga merupakan pihak terdekat yang dapat menentukan cepat atau lambatnya seorang ibu mendapatkan pertolongan.

Karena itu, keluarga perlu mendampingi ibu melakukan pemeriksaan kehamilan, menyiapkan transportasi, memastikan jaminan kesehatan, menyiapkan calon pendonor darah, serta mengetahui fasilitas kesehatan yang dapat dituju ketika terjadi keadaan darurat.

Kader kesehatan, tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, dan tetangga juga diharapkan ikut membangun sistem kesiapsiagaan di lingkungan masing-masing.

Bayi baru lahir juga perlu diwaspadai

Selain membahas risiko pada ibu hamil, Leonard memberikan materi mengenai tanda bahaya pada bayi baru lahir.

Bayi yang tidak mau menyusu atau sangat lemah, mengalami kejang, sesak atau napas terlalu cepat, demam maupun suhu tubuh terlalu rendah, kuning yang semakin berat, infeksi tali pusat, serta muntah atau diare terus-menerus perlu segera mendapatkan pemeriksaan medis.

Leonard menegaskan, bayi prematur dan bayi dengan berat badan lahir rendah membutuhkan perhatian lebih karena memiliki risiko komplikasi yang lebih tinggi.

Cegah risiko sejak rumah

Melalui seminar yang diselenggarakan Dinas Kesehatan Kabupaten Mimika tersebut, Leonard mendorong masyarakat agar mulai membangun kesiapsiagaan dari tingkat keluarga.

Perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi, kata dia, perlu disiapkan sebelum persalinan, termasuk menentukan tempat bersalin, tenaga kesehatan, transportasi, dana, serta calon pendonor darah.

Pesan utama yang disampaikan Leonard adalah masyarakat mungkin tidak dapat mencegah seluruh risiko kehamilan, tetapi keterlambatan mengenali dan menangani risiko dapat dicegah.

“Ibu sehat, bayi selamat adalah tanggung jawab kita semua.” imbuhnya. (**)

Previous Post

Perkuat LK3, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Sosial Lebih Profesional dan Humanis

Next Post

125 Ojek Pasar Sentral Mimika Mulai Didata, Disperindag Mimika Wajibkan Bayar Retribusi Rp50.000

Related Posts

Merasa Terancam KKB, Warga 9 Kampung di Erelmakawia Puncak Ingin Pindah ke Mimika

Merasa Terancam KKB, Warga 9 Kampung di Erelmakawia Puncak Ingin Pindah ke Mimika

Agustus 29, 2026
Polisi Tangkap 5 Terduga Pembunuh Tukang Ojek di Mimika, Polsek Kwamki Narama Diserang

Polisi Tangkap 5 Terduga Pembunuh Tukang Ojek di Mimika, Polsek Kwamki Narama Diserang

Agustus 29, 2026
Satgas ODC Salurkan Bantuan dan Terapi Bermain untuk Anak Panti Laskar Pelangi Timika

Satgas ODC Salurkan Bantuan dan Terapi Bermain untuk Anak Panti Laskar Pelangi Timika

Agustus 29, 2026
Ratusan Peserta Ramaikan HyperRun Timika 2026, Pemkab Dorong Hidup Sehat

Ratusan Peserta Ramaikan HyperRun Timika 2026, Pemkab Dorong Hidup Sehat

Agustus 28, 2026
Rampeani Rachman Soroti Pengelolaan TKBM Pomako, 700 Pekerja Belum Dilindungi BPJS

Rampeani Rachman Soroti Pengelolaan TKBM Pomako, 700 Pekerja Belum Dilindungi BPJS

Agustus 28, 2026
TKBM Pomako Empat Tahun Tak Gelar RAT, Pengurus Akui Minim Pemahaman Aturan Koperasi

TKBM Pomako Empat Tahun Tak Gelar RAT, Pengurus Akui Minim Pemahaman Aturan Koperasi

Agustus 28, 2026
Next Post
125 Ojek Pasar Sentral Mimika Mulai Didata, Disperindag Mimika Wajibkan Bayar Retribusi Rp50.000

125 Ojek Pasar Sentral Mimika Mulai Didata, Disperindag Mimika Wajibkan Bayar Retribusi Rp50.000

Discussion about this post

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Dugaan Kasus Perselingkuhan Oknum Polisi Tembak Mati Seorang Warga di Timika

Agustus 2, 2026
Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

Helikopter PK IWS Milik Intan Angkasa Jatuh di Jila, 4 Penumpang Dinyatakan Meninggal Dunia

September 10, 2025
Prajurit Yonif Raider/Buaya Putih Banjar, Praka Wahriadi Bancin

Lagi, Satu Prajurit TNI Yonif 323 Buaya Putih/Banjar Gugur Tertembak di Beoga Puncak Papua

Juli 30, 2026
Bupati Mimika, DR. Eltinus Omaleng, SE, MH didampingi Direktur Penataan Daerah, Otonomi Khusus, dan Dewan Pertimbangan Otonomi Daerah pada Direktorat Jenderal Otonomi Daerah Kementerian Dalam Negeri, Valentinus Sudarjanto Sumito, SIP MSi, Ketua dan Anggota DPRD Kabupaten Mimika saat mendeklarasikan pembentukan Provinsi Papua Nemangkawi

Timika Akan Jadi Ibu Kota Provinsi Papua Nemangkawi (Berita Pariwara)

Juni 8, 2024
Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

Pj Sekda Mimika: Warga Timika Harus Manfaatkan Lahan Kosong untuk Bertani dan Beternak

0

Hello world!

0

The Legend of Zelda: Breath of the Wild gameplay on the Nintendo Switch

0

Shadow Tactics: Blades of the Shogun Review

0
Merasa Terancam KKB, Warga 9 Kampung di Erelmakawia Puncak Ingin Pindah ke Mimika

Merasa Terancam KKB, Warga 9 Kampung di Erelmakawia Puncak Ingin Pindah ke Mimika

Agustus 29, 2026
Polisi Tangkap 5 Terduga Pembunuh Tukang Ojek di Mimika, Polsek Kwamki Narama Diserang

Polisi Tangkap 5 Terduga Pembunuh Tukang Ojek di Mimika, Polsek Kwamki Narama Diserang

Agustus 29, 2026
Satgas ODC Salurkan Bantuan dan Terapi Bermain untuk Anak Panti Laskar Pelangi Timika

Satgas ODC Salurkan Bantuan dan Terapi Bermain untuk Anak Panti Laskar Pelangi Timika

Agustus 29, 2026
Ratusan Peserta Ramaikan HyperRun Timika 2026, Pemkab Dorong Hidup Sehat

Ratusan Peserta Ramaikan HyperRun Timika 2026, Pemkab Dorong Hidup Sehat

Agustus 28, 2026
VIDEO JURNAL PAPUA
← Geser untuk melihat video lainnya →
@jurnalpapua89

Browse by Category

  • AI News
  • Ekonomi
  • Kriminal
  • Lifestyle
  • Nasional
  • Olahraga
  • Pemerintahan
  • Peristiwa
  • Piala Dunia 2026
  • Politik
  • Traveling
  • Uncategorized
  • World Cup 2026
Jurnal Papua

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Navigate Site

  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

Follow Us

No Result
View All Result
  • Pemerintahan
  • Lifestyle
  • Politik
  • Kriminal
  • Olahraga
  • Ekonomi
  • Peristiwa

© 2023 Jurnalpapua.id - Design byJurnal Papua.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In
POST TERBARU
Merasa Terancam KKB, Warga 9 Kampung di Erelmakawia Puncak Ingin Pindah ke Mimika
Merasa Terancam KKB, Warga 9 Kampung di Erelmakawia Puncak...
Polisi Tangkap 5 Terduga Pembunuh Tukang Ojek di Mimika, Polsek Kwamki Narama Diserang
Polisi Tangkap 5 Terduga Pembunuh Tukang Ojek di Mimika,...
Satgas ODC Salurkan Bantuan dan Terapi Bermain untuk Anak Panti Laskar Pelangi Timika
Satgas ODC Salurkan Bantuan dan Terapi Bermain untuk Anak...
Ratusan Peserta Ramaikan HyperRun Timika 2026, Pemkab Dorong Hidup Sehat
Ratusan Peserta Ramaikan HyperRun Timika 2026, Pemkab Dorong Hidup...
Rampeani Rachman Soroti Pengelolaan TKBM Pomako, 700 Pekerja Belum Dilindungi BPJS
Rampeani Rachman Soroti Pengelolaan TKBM Pomako, 700 Pekerja Belum...
TKBM Pomako Empat Tahun Tak Gelar RAT, Pengurus Akui Minim Pemahaman Aturan Koperasi
TKBM Pomako Empat Tahun Tak Gelar RAT, Pengurus Akui...
Jelang HUT Ke-78 Polwan, Polres Mimika Gelar Pengobatan Gratis untuk Warga Pomako
Jelang HUT Ke-78 Polwan, Polres Mimika Gelar Pengobatan Gratis...
Dinas Koperasi Mimika Wajibkan Gaji TKBM Dibayar via Rekening
Dinas Koperasi Mimika Wajibkan Gaji TKBM Dibayar via Rekening
125 Ojek Pasar Sentral Mimika Mulai Didata, Disperindag Mimika Wajibkan Bayar Retribusi Rp50.000
125 Ojek Pasar Sentral Mimika Mulai Didata, Disperindag Mimika...
Perkuat LK3, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Sosial Lebih Profesional dan Humanis
Perkuat LK3, Pemkab Mimika Dorong Pelayanan Sosial Lebih Profesional...
DPRK Mimika Gelar RDP dengan TKBM Pomako, Cari Solusi Persoalan Pekerja Pelabuhan
DPRK Mimika Gelar RDP dengan TKBM Pomako, Cari Solusi...
Kasus Malaria Meningkat, Bupati Mimika Instruksikan Dinkes Lakukan Fogging
Kasus Malaria Meningkat, Bupati Mimika Instruksikan Dinkes Lakukan Fogging
← Geser untuk berita lainnya →